Ilustrasi (Foto:Medcom.id/M Rizal)
Ilustrasi (Foto:Medcom.id/M Rizal)

Jaksa Agung AS Dibuat Susah Cuitan Trump

Internasional donald trump
Arpan Rahman • 14 Februari 2020 18:06
Washington: Jaksa Agung Amerika Serikat William Barr mengatakan bahwa cuitan Presiden Donald Trump di twitter melemahkan posisinya. Dia merasa kebiasaan Trump tersebut membuatnya susah bekerja.
 
Kritiknya terhadap Trump dilontarkan di tengah kontroversi penanganan kasus yang melibatkan mantat penasehat presiden Roger Stone. Barr dituduh mendapat tekanan dari Trump.
 
"Saya pikir sudah waktunya untuk menghentikan cuitan tentang kasus pidana di Departemen Kehakiman," kata Barr kepada ABC News.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya tidak bisa melakukan pekerjaan dengan adanya komentar konstan yang melemahkan saya," tambahnya, dikutip dari BBC, Jumat 14 Februari 2020.
 
Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan bahwa presiden harus mendengarkan saran Barr. Dia berpendapat Trump harus mendukung kinerja Departemen Kehakiman.
 
"Jika jaksa agung mengatakan itu menghalangi pekerjaannya, presiden harus mendengarkan jaksa agung," kata senator Partai Republik itu kepada Fox News.
 
Stone dinyatakan bersalah pada November karena menghalangi investigasi oleh Komite Intelijen Parlemen terhadap campur tangan Rusia dalam pemilu 2016. Jaksa federal awalnya merekomendasikan tujuh hingga sembilan tahun penjara untuk Stone karena mencoba untuk menggagalkan investigasi.
 
Trump kemudian menyuarakan keberatannya di twitter. Departemen Kehakiman tak lama kemudian menolak rekomendasi tersebut.
 
Keputusuan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah Barr telah diintervensi Trump. Para jaksa yang memberikan rekomendasi kemudian berhenti.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif