Pesawat (Dok. Medcom)
Pesawat (Dok. Medcom)

Geger! Dua Pilot Malah Meong dan Menggonggong di Radio Bandara, Berujung Kena Semprot ATC

Muhammad Syahrul Ramadhan • 18 April 2026 14:20
Ringkasnya gini..
  • Pilot Delta & American Airlines saling berbalas suara "meong" dan "guk" di frekuensi resmi bandara saat bertugas.
  • Petugas ATC langsung menegur pilot agar bersikap profesional karena komunikasi radio wajib steril demi keselamatan.
  • FAA menyelidiki pelanggaran aturan komunikasi non-esensial di bawah 10.000 kaki yang dapat membahayakan penerbangan.
Jakarta: Sebuah rekaman komunikasi radio dari Bandara Nasional Ronald Reagan Washington (DCA) mendadak viral di jagat maya. Bukan karena laporan darurat atau teknis, melainkan karena aksi tidak biasa dua orang pilot yang justru menirukan suara hewan di tengah frekuensi resmi Air Traffic Control (ATC).

Pilot Meong dan Mengonggong

Insiden yang terjadi pada 12 April ini melibatkan pilot yang menerbangkan jet CRJ untuk maskapai Delta dan American Airlines. Dalam rekaman audio yang beredar, suasana serius di kanal komunikasi penerbangan tiba-tiba pecah ketika salah satu pilot mengeluarkan suara “meong”. Aksi tersebut tak berhenti di situ, karena pilot lain justru menyahut dengan suara gonggongan anjing atau “guk”.
 
Petugas ATC yang sedang memantau lalu lintas udara di bandara sibuk tersebut tidak merasa terhibur. Dengan nada tegas, petugas langsung memotong percakapan tersebut dan meminta para pilot untuk kembali ke protokol resmi. "Bertindaklah seperti pilot profesional," tegur petugas ATC dalam rekaman tersebut. Namun, bukannya berhenti, teguran itu dikabarkan sempat dibalas kembali dengan suara hewan sebelum akhirnya kanal kembali steril.
   

Respons Otoritas Penerbangan AS


Menanggapi kejadian ini, otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA), dilaporkan mulai melakukan penyelidikan. FAA memiliki aturan ketat yang melarang pilot melakukan percakapan tidak penting (non-essential communication), terutama saat pesawat berada di bawah ketinggian 10.000 kaki.
 
Aturan ini dikenal untuk memastikan fokus penuh pada keselamatan penerbangan, di mana komunikasi radio hanya boleh digunakan untuk instruksi navigasi dan keamanan. Insiden ini memicu perdebatan hangat di kalangan praktisi penerbangan di media sosial.

Sebagian pihak menilai bahwa frekuensi ATC adalah jalur komunikasi krusial yang harus tetap bersih dari gangguan demi keselamatan nyawa penumpang.
 
Di sisi lain, beberapa orang menganggap aksi tersebut hanyalah candaan ringan untuk mengurangi stres di tengah tekanan kerja yang tinggi. Namun, mayoritas ahli penerbangan sepakat bahwa melakukan hal tersebut di bandara dengan tingkat keamanan dan kepadatan setinggi Washington National Airport adalah tindakan yang tidak bijak.
 
Hingga saat ini, pihak maskapai terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai sanksi yang mungkin diberikan kepada pilot-pilot yang terlibat dalam percakapan antar hewan di udara tersebut.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan