Pilot Meong dan Mengonggong
Insiden yang terjadi pada 12 April ini melibatkan pilot yang menerbangkan jet CRJ untuk maskapai Delta dan American Airlines. Dalam rekaman audio yang beredar, suasana serius di kanal komunikasi penerbangan tiba-tiba pecah ketika salah satu pilot mengeluarkan suara “meong”. Aksi tersebut tak berhenti di situ, karena pilot lain justru menyahut dengan suara gonggongan anjing atau “guk”.Petugas ATC yang sedang memantau lalu lintas udara di bandara sibuk tersebut tidak merasa terhibur. Dengan nada tegas, petugas langsung memotong percakapan tersebut dan meminta para pilot untuk kembali ke protokol resmi. "Bertindaklah seperti pilot profesional," tegur petugas ATC dalam rekaman tersebut. Namun, bukannya berhenti, teguran itu dikabarkan sempat dibalas kembali dengan suara hewan sebelum akhirnya kanal kembali steril.
Two pilots appeared to make meowing noises and dog barks as they communicated with each other before air traffic control at Ronald Reagan Washington National Airport called them out on Sunday.
— CBS News (@CBSNews) April 15, 2026
"You guys, you need to be professional," an air traffic controller is heard saying. pic.twitter.com/gOGUrVW968
Respons Otoritas Penerbangan AS
Menanggapi kejadian ini, otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA), dilaporkan mulai melakukan penyelidikan. FAA memiliki aturan ketat yang melarang pilot melakukan percakapan tidak penting (non-essential communication), terutama saat pesawat berada di bawah ketinggian 10.000 kaki.
Aturan ini dikenal untuk memastikan fokus penuh pada keselamatan penerbangan, di mana komunikasi radio hanya boleh digunakan untuk instruksi navigasi dan keamanan. Insiden ini memicu perdebatan hangat di kalangan praktisi penerbangan di media sosial.
Sebagian pihak menilai bahwa frekuensi ATC adalah jalur komunikasi krusial yang harus tetap bersih dari gangguan demi keselamatan nyawa penumpang.
Di sisi lain, beberapa orang menganggap aksi tersebut hanyalah candaan ringan untuk mengurangi stres di tengah tekanan kerja yang tinggi. Namun, mayoritas ahli penerbangan sepakat bahwa melakukan hal tersebut di bandara dengan tingkat keamanan dan kepadatan setinggi Washington National Airport adalah tindakan yang tidak bijak.
Hingga saat ini, pihak maskapai terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai sanksi yang mungkin diberikan kepada pilot-pilot yang terlibat dalam percakapan antar hewan di udara tersebut.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News