medcom.id, Washington: Kartel-kartel asal Meksiko sejauh ini merupakan sumber terbesar dari peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di pasar Amerika Serikat, menurut laporan tahunan Agensi Narkotika AS atau DEA, Senin 23 Oktober 2017. Kolombia juga disebut sebagai sumbDEer utama lainnya.
Masih dalam laporan DEA, disebutkan bahwa kematian akibat overdosis heroin "terus meningkat" dari angka yang sudah tinggi sejak awal. Penggunaan kokain dan ketersediaannya di pasar AS juga kembali naik.
"Meningkatnya penggunaan heroin yang dicampur bahan sintetik semakin memperburuk situasi saat ini," ujar pernyataan DEA, seperti dilansir AFP.
Illicity fentanyl -- narkotika yang 50 kali levih kuat dari heroin -- dan bahan sintetik lainnya di AS sebagian besarnya datang dari Tiongkok dan Meksiko.
Sementara itu produksi daun koka tengah meningkat di Kolombia, yang disebut DEA sebagai sumber utama dari peredaran kokain di AS.
DEA mengingatkan bahwa "implikasi jangka panjang dari perjanjian damai perdagangan narkoba Kolombia masih belum pasti." DEA merujuk pada perjanjian damai pada November 2016 yang ditandatangani pemerintah Kolombia dengan gerilyawan FARC.
"Beberapa segmentasi dari mantan anggota FARC kemungkinan akan terus terlibat peredaran narkoba dan aktivitas kriminal lainnya. Hingga sejauh apa aktivitas ini mungkin akan tergantung dari keefektifan perjanjian damai di Kolombia," tambah DEA.
Saat ini DEA tengah menyoroti kekuatan dari kartel Sinaloa dan Jalisco New Generation Cartel di Meksiko. DEA menyebut saat ini belum adanya kelompok lain yang berani menantang kedua grup tersebut.
Selain Sinaloa dan Jalisco New Generation Cartel, ada beberapa kartel Meksiko lain yang beroperasi di AS: The Juarez, Gulf, Los Zetas dan Beltran-Leyva.
"Dengan menguasai koridor penyelundupan, terutama di perbatasan barat daya AS, sejumlah kartel Meksiko secara signifikan mengekspor heroin, kokain, sabu, ganja dan fentanly ke AS via rute transportasi dan distribusi yang dijalankan atau di bawah pengaruh tokoh-tokoh besar Meksiko," sebut DEA.
Dalam beberapa tahun terakhir, kartel-kartel ini telah memperluas pengaruhnya ke berbagai daerah di AS, termasuk New England.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan