Protes warga Chile yang berujung pada kerusuhan. Foto: AFP
Protes warga Chile yang berujung pada kerusuhan. Foto: AFP

8 Tewas dalam Kerusuhan, Chile Perpanjang Status Darurat

Internasional chile
Fajar Nugraha • 21 Oktober 2019 14:10
Santiago: Pihak berwenang Chili memperpanjang status darurat ke kota-kota di utara dan selatan negara. Perpanjangan dilakukan setelah setidaknya delapan orang tewas di tengah bentrokan keras dan pembakaran selama akhir pekan.
 
“Keputusan untuk memperpanjang tindakan darurat terjadi di tengah eskalasi kekerasan dan vandalisme," ujar Menteri Dalam Negeri Andres Chadwick, seperti dikutip AFP, Senin, 21 Oktober 2019.
 
Kekerasan ini terjadi dua minggu setelah protes yang dipimpin oleh mahasiswa atas kenaikan tarif pada transportasi umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“70 insiden kekerasan adalah kejadian serius yang terjadi pada Minggu, termasuk 40 penjarahan supermarket dan bisnis lainnya,” tutur Chadwick.
 
"Kami menghadapi eskalasi nyata yang tidak diragukan lagi terorganisir untuk menyebabkan kerusakan serius pada negara kami dan kehidupan setiap warga negaranya," kata menteri dalam sebuah konferensi pers di Santiago.
 
Santiago dan kota-kota Chile lainnya telah dilanda oleh beberapa hari kerusuhan ketika protes atas kenaikan biaya transportasi umum mendorong Presiden Sebastian Pinera untuk membalikkan langkah tersebut dan menyatakan keadaan darurat.
 
Chadwick mengatakan delapan orang telah tewas dalam insiden yang terkait dengan protes. Dia mengatakan keadaan darurat yang diterapkan di Santiago awal Sabtu akan diluncurkan ke Antofagasta, Valparaiso, Valdivia, Chillan, Talca, Temuco dan Punta Arenas.
 
Ada kebuntuan transportasi di Santiago dan kekacauan di bandara internasional pada Minggu, di mana penerbangan masuk dan keluar Santiago ditangguhkan atau dibatalkan karena anggota kru dan staf bandara tidak dapat bekerja.
 
Menjelang sore pada Minggu, jaksa penuntut mengatakan, 1.462 orang telah didakwa sehubungan dengan protes hari itu, 614 di antaranya di Santiago. Itu terjadi setelah 179 penangkapan di Santiago pada hari Sabtu.
 
Otoritas militer diamanatkan oleh Pinera dengan menegakkan kembali ketertiban di Santiago pada Minggu mengumumkan jam malam malam lain di ibu kota. Pengumuman dilakukan tepat ketika pemerintah berjuang untuk menahan protes, penjarahan, dan pembakaran dengan kekerasan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif