Anjing jenis Great Danes mengikuti sebuah acara Birmingham, Inggris, 8 Maret 2018. (Foto: AFP/OLI SCARFF)
Anjing jenis Great Danes mengikuti sebuah acara Birmingham, Inggris, 8 Maret 2018. (Foto: AFP/OLI SCARFF)

Seorang Wanita Tewas Diserang Anjing Peliharaannya Sendiri

Internasional serangan hewan
Willy Haryono • 06 November 2019 07:53
Ohio: Seorang wanita ditemukan tewas di rumahnya di Ohio, Amerika Serikat, dengan dugaan penyebab kematian mengarah kepada dua anjing peliharaan korban.
 
Mary Matthews, 49, ditemukan meninggal di rumahnya di Clearcrek Township pada Jumat 1 November. Kepolisian setempat menyebut Matthews tewas usai diserang dua ekor anjing peliharaannya.
 
Korban mengalami sejumlah luka sayatan dan juga gigitan di separuh bagian bawah tubuhnya. Petugas menemukan dua ekor anjing jenis Great Danes di area sekitar rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suami korban, Mark Matthews, menemukan istrinya yang sudah tidak bernyawa saat pulang ke rumah. Ia berada di penjara sejak Rabu 30 Oktober, dan baru dibebaskan pada Jumat 1 November.
 
Mark mengatakan kepada polisi bahwa salah satu anjing peliharaan istrinya itu memang "buas." Ia kemudian menunjukkan bekas gigitan di tangan kanannya.
 
Menurut pengakuan Mark, selama ini ia mampu mengatasi perilaku agresif anjing di rumahnya. Namun ia meyakini istrinya tidak akan selamat jika sewaktu-waktu diserang karena ukuran tubuhnya yang relatif kecil.
 
Berbicara kepada WLWT, media terafiliasi CNN, Mark mengatakan bahwa dua anjing Great Danes itu diadopsi istrinya sekitar dua tahun lalu.
 
"Saya ingin menyingkirkan anjing-anjing itu, tapi istri saya menolak. Dia pencinta binatang," sebut Mark, dikutip dari CNN, Selasa 5 November 2019.
 
Otoritas Ohio meyakini korban berhasil menghalau kedua anjing ke luar rumah, namun akhirnya meninggal dunia akibat luka parah. Laporan polisi menyebutkan adanya kemungkinan korban tidak menyadari tingkat keparahan lukanya sendiri.
 
Terdapat indikasi bahwa korban sempat mengganti bajunya usai serangan, dan kemudian berusaha membersihkan darah di tubuhnya dengan handuk.
 
Laporan polisi menyebutkan bahwa korban adalah pecandu minuman keras dan juga mengonsumsi sejumlah obat-obatan. Kebiasaannya itu diyakini telah berimbas pada kemampuan untuk berpikir jernih dalam situasi darurat.
 
"Melihat rekam jejak korban, sepertinya korban tidak bisa berpikir jernih mengenai situasinya saat ini, sehingga ia tidak berusaha mencari pertolongan," tulis laporan Kepolisian Ohio. WLWT menyebut dua anjing korban sudah disuntik mati demi menghindari insiden serupa di masa mendatang.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif