Presiden AS Barack Pbama berikan grasi kepada 330 narapidana (Foto: AFP)
Presiden AS Barack Pbama berikan grasi kepada 330 narapidana (Foto: AFP)

Di Hari Terakhirnya, Obama Beri Grasi Bagi 330 Narapidana

Sonya Michaella • 20 Januari 2017 11:10
medcom.id, Washington: Sebelum meninggalkan Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memberikan grasi atau meringankan hukuman bagi sekitar 330 narapidana. Sebagian besar dari mereka adalah narapidana dengan kasus narkoba.
 
Dengan pengurangan masa tahanan ini, diharapkan para narapidana bisa mendapat kesempatan kedua untuk menebus kesalahan yang pernah mereka lakukan.
 
"Mayoritas laki-laki dan perempuan ini menerima hukuman yang terhitung panjang akibat tindakan kriminal narkoba mereka," kata penasihat Gedung Putih, Neil Eggleston dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/1/2017).

Langkah terakhir Obama ini menunjukkan bahwa Obama menjadi presiden yang paling banyak memberikan pengurangan masa tahanan kepada narapidana daripada presiden AS lainnya.
 
Namun, usaha terakhirnya untuk menutup penjara Guantanamo kabarnya masih terganjal Kongres AS.
 
Terhitung, selama delapan tahun memimpin AS, Obama telah memberikan pengurangan masa tahanan kepada 1.715 narapidana.
 
Selain itu, Obama juga meringankan hukuman Chelsea Manning, mantan analis intelijen militer yang membocorkan rahasia negara kepada WikiLeaks. Rencananya, ia akan keluar dari penjara pada 17 Oktober mendatang.
 
Manning dituduh memberikan lebih dari 700 ribu dokumen, video, kabel diplomatik, dan informasi dari medan perang kepada WikiLeaks pada 2010.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan