Kepala CIA John Brennan di Washington DC, 10 Januari 2016. (Foto: AFP/Getty/JOE RAEDLE)
Kepala CIA John Brennan di Washington DC, 10 Januari 2016. (Foto: AFP/Getty/JOE RAEDLE)

Direktur CIA Peringatkan Trump agar Jaga Ucapan

Arpan Rahman • 16 Januari 2017 13:23
medcom.id, Washington: Kepala CIA yang akan segera turun jabatan, John Brennan, melancarkan serangan pedas kepada presiden terpilih Donald Trump.
 
Ia memperingatkan Trump agar menjaga ucapan. Brennan juga menyindir Trump yang dianggapnya tidak memahami ancaman yang datang dari Rusia.
 
Ucapan keras Brennan -- yang memicu bantahan cepat dari Trump di Twitter -- adalah pernyataan terbaru dalam perseteruan yang sedang berlangsung antara pemerintahan Republik yang segera berkuasa dengan badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS), yang menuduh Moskow ikut campur dalam pemilu AS pada 8 November.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump, 70 tahun, yang akan dilantik pada Jumat mendatang, dikecam karena memuji Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump mengatakan bahwa jika pemimpin Rusia "menyukai" dia, maka itu akan menjadi "aset" untuk membantu memperbaiki ketegangan hubungan AS dengan Moskow .
 
Komite Intelijen Senat sedang meluncurkan penyelidikan bipartisan atas dugaan campur tangan Moskow dalam politik AS -- yang bisa memaksa pejabat di kedua pemerintahan Barack Obama maupun Trump untuk bersaksi.
 
"Saya tidak berpikir ia memahami sepenuhnya kemampuan Rusia, baik niat maupun tindakan Rusia," kata Brennan tentang Trump di Fox News, Minggu 15 Januari. "Saya pikir Trump harus sangat disiplin dalam apa yang ia katakan secara terbuka," tambahnya seperti dikutip AFP, Senin (16/1/2017).
 
"Dia akan menjadi, dalam waktu beberapa hari lagi, orang yang paling kuat di dunia, karena memimpin pemerintah AS. Saya pikir dia harus mengakui bahwa kata-katanya memang memiliki dampak," kata kepala CIA.
 
"Spontanitas bukanlah sesuatu yang melindungi kepentingan keamanan nasional," sindirnya terkait Trump yang gemar berkicau di Twitter
 
Brennan juga menghardik Trump yang menyamakan komunitas intelijen AS dengan Nazi Jerman. Brennan menyebut pernyataan itu "keterlaluan." 
 
"Saya merasa tersinggung sekali saat itu," kata Brennan.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif