Kapal pesiar The Adonia berlayar dari AS ke Kuba pada 1 Mei 2016. (Foto: AFP Photo/Gaston De Cardenas)
Kapal pesiar The Adonia berlayar dari AS ke Kuba pada 1 Mei 2016. (Foto: AFP Photo/Gaston De Cardenas)

Kapal Pesiar Rute AS-Kuba Akhirnya Berlayar

Willy Haryono • 02 Mei 2016 10:11
medcom.id, Miami: Setelah berhenti selama setengah abad, kapal pesiar rute Amerika Serikat-Kuba akhirnya kembali berlayar pada Minggu (1/5/2016). Pelayaran ini menandai pencapaian baru dalam perbaikan hubungan kedua negara. 
 
The Adonia, kapal milik Carnival dari perusahaan Fathom, mengangkat jangkar dan bertolak dari Miami menuju Kuba sekitar pukul 04.00 sore waktu setempat. Kapal berisi 700 penumpang itu dijadwalkan tiba di pelabuhan Havana pada Senin ini. 
 
"Menjadi bagian dalam sejarah dan mempersiapkan masa depan positif bagi semua orang adalah kebanggaan terbesar bagi setiap perusahaan yang ada," kata kepala eksekutif Carnival Arnold Donald, seperti dilansir AFP

Perjalanan dari AS ke Kuba disebut Carnival akan dibuka dua kali dalam sebulan, dengan tujuan mendorong pertukaran budaya antar kedua negara. Hubungan AS dan Kuba kembali hangat pada Desember 2014, yang diikuti acara perbaikan diplomatik secara resmi tahun lalu. 
 
"Fathom menawarkan kesempatan bersejarah untuk melancong ke Kuba; kesempatan membangun jembatan baru menuju kebudayaan Kuba, yang selama ini hanya bisa dilihat melalui foto," tulis Fathom di situsnya. 
 
Ketidakpastian pembukaan rute laut dari AS ke Kuba berakhir pekan lalu. Pemerintah Kuba di bawah kepemimpinan Raul Castro mencabut larangan berlayar dari dan menuju AS. 
 
Kapal Pesiar Rute AS-Kuba Akhirnya Berlayar
(Seorang pria melihat Adonia di kejauhan. Foto: AFP)
 
'Selalu Ingin Berkunjung'
 
Dari 700 penumpang yang ada di The Adonia, terdapat Isabel Buznego, 61, yang meninggalkan Kuba saat berumur lima tahun. Untuk kali pertama, akhirnya Buznego bisa pulang kampung.
 
"Ayah saya selalu ingin pergi karena tidak pernah punya kesempatan, tapi sekarang dia sudah tiada," kata Buznego. "Jadi saya pergi atas namanya. Perasaan saya campur aduk, tapi sebagian besar perasaan bahagia."
 
Penumpang lainnya, Regina Patterson, 58, dari Delaware, mengaku ingin naik kapal pesiar ke Kuba karena merupakan perjalanan bersejarah. 
 
"Kuba adalah tempat yang selalu ingin saya kunjungi," ungkap dia. "Saya ingin melihat bagaimana kehidupan warga di sana, apa yang mereka makan, dan tentu saja untuk berbelanja."
 
Carnival adalah perusahaan kapal pesiar pertama yang mendapat izin dari AS dan Kuba untuk berlayar. Harga tiket per orang dalam perjalanan AS-Kuba bervariasi, mulai dari USD1800 hingga USD7000. 
 
Penerbangan reguler dari AS ke Kuba diharapkan dapat dimulai pertengahan atau akhir tahun ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan