Menlu Kanada Sebut Myanmar Harus Diadili karena Genosida
Menlu Kanada Chrystia Freeland. (Foto: AFP)
Ottawa: Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland menyebut bahwa benar militer Myanmar melakukan genosida dan menyerang Rohingya di Rakhine State.

Parlemen Kanada pun mengesahkan penyelidikan tim pencari fakta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dipimpin oleh Marzuki Darusman dari Indonesia.

"Saya ingin menggarisbawahi betapa tragisnya dan mengerikannya kejahatan militer Myanmar terhadap Rohingya. Kami memimpin upaya internasional untuk keadilan Rohingya," ucap Freeland, dikutip dari AFP, Jumat 21 September 2018.


"Keputusan Kanada hari ini adalah upaya yang sangat penting untuk permasalahan tersebut," lanjut dia.

Kanada juga mendorong agar Myanmar diadili oleh Pengadilan Pidana Internasional (ICC), dan menyerukan agar jenderal-jenderal Myanmar turut diselidiki dan dituntut atas aksi genosida tersebut.

Tim pencari fakta PBB telah mengeluarkan laporan setebal 444 halaman dengan jabaran serangkaian pelanggaran yang dilakukan militer Myanmar.

Marzuki juga membeberkan rincian pembantaian yang luar biasa di desa-desa tempat bermukimnya Rohingya, di mana orang-orang dewasa dibunuh dan anak-anak ditembak.

Namun, militer Myanmar membantah semua laporan tessebut. Mereka bersikeras bahwa tindakannya adalah membasmi para pemberontak yang melakukan serangan di pos perbatasan pada Agustus tahun lalu.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id