Gerbang menuju markas angkatan udara Pensacola di Florida, AS. (Foto: GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP / Josh Brasted)
Gerbang menuju markas angkatan udara Pensacola di Florida, AS. (Foto: GETTY IMAGES NORTH AMERICA/AFP / Josh Brasted)

FBI Selidiki Motif Penembakan di Pangkalan AS

Internasional penembakan as
Willy Haryono • 09 Desember 2019 08:21
Washington: Biro Investigasi Federal (FBI) menyelidiki motif penembakan di sebuah markas angkatan laut Amerika Serikat di Pensacola, Florida, Amerika Serikat, yang terjadi Jumat lalu. Penembakan tersebut menewaskan tiga calon prajurit penerbang dan melukai delapan lainnya.
 
Pelaku bernama Mohammed Alshamrani asal Arab Saudi tewas dalam baku tembak usai penembakan. Alshamrani berada di Pensacola dalam program kerja sama pelatihan yang disepakati AS dan Saudi.
 
"Dalam sebagian besar investigasi penembakan, kami menerapkan praduga bahwa ini adalah sebuah aksi terorisme," kata agen khusus FBI Rachel Rojas dalam konferensi pers, dikutip dari DW, Minggu 8 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertanyaan masih berkutat seputar motif Alshamrani, mengenai apakah ia beraksi seorang diri atau berkolaborasi dengan orang lain. Spekulasi berfokus pada adanya sejumlah rekan Alshamrani yang diduga merekam penembakan di Pensacola.
 
"Tujuan utama kami adalah mengonfirmasi apakah dia beraksi seorang diri, atau merupakan bagian dari jaringan tertentu," ujar Rojas, yang menyebut belum adanya penangkapan apapun dalam kasus penembakan ini.
 
"FBI berusaha keras menentukan apakah ada ideologi tertentu yang mungkin turut menjadi faktor dalam serangan ini," lanjut dia.
 
Menteri Pertahanan AS Mark Esper menyebut ada satu hingga dua orang yang merekam penembakan di Pensacola. Namun dirinya belum dapat menentukan apakah orang yang merekam tersebut merupakan kaki tangan pelaku.
 
"Apakah aktivitas merekam itu dilakukan sebelum kejadian, atau hanya aksi spontan saat penembakan itu terjadi di depan mereka," sebut Esper.
 
Menurut laporan sejumlah media lokal AS, Alshamrani telah memutar video penembakan massal dan memperlihatkannya kepada sejumlah rekan saat sesi makan malam beberapa hari sebelum kejadian.
 
Sebuah grup pengawas mengatakan satu akun Twitter yang terlihat cocok dengan identitas Alshamrani juga telah membuat rangkaian tulisan bernuansa sentimen anti-AS sebelum kejadian. Pelaku tewas ditembak usai beraksi di Pensacola.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif