Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sebuh pesawat Ukraina jatuh karena rudal. Foto: AFP
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sebuh pesawat Ukraina jatuh karena rudal. Foto: AFP

PM Kanada: Pesawat Ukraina Ditembak oleh Iran

Internasional kecelakaan pesawat politik kanada
Fajar Nugraha • 10 Januari 2020 08:59
Ottawa: Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa rudal Iran kemungkinan menghancurkan Boeing 737-800 Ukraina International Airline (UIA) di dekat Teheran. Trudeau menyebutkan hal itu didapat dari informasi intelijen yang kredibilitasnya jelas.
 
“Kami memiliki laporan intelijen dari berbagai sumber, termasuk sekutu kami dan intelijen kami sendiri, bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara (Surface to Air Missile/SAM) Iran," kata Trudeau, seperti dikutip AFP, Jumat, 10 Januari 2020.
 
“Rudal itu mungkin tidak disengaja ditembakkan," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua 176 orang dengan nomor penerbangan PS752, termasuk setidaknya 63 warga Kanada, tewas. Pesawat sedang dalam perjalanan ke Kiyv, Ukraina, menghilang tiba-tiba dari radar pada ketinggian sekitar 8.000 kaki hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Teheran.
 
Gagasan bahwa pasukan Iran mungkin bertanggung jawab untuk menjatuhkan pesawat sipil jelas didasarkan pada apa yang sumber-sumber intelijen digambarkan sebagai citra satelit inframerah yang menunjukkan mekar panas di sekitar pesawat. Iran diketahui memiliki SAM jarak pendek buatan Rusia yang dirancang untuk meledak di dekat target.
 
Presiden AS Donald Trump adalah orang pertama yang berspekulasi di depan umum tentang penyebab kecelakaan itu. Trump membantah bahwa penyebabnya adalah kegagalan mekanis.
 
"Saya pribadi tidak berpikir itu bahkan pertanyaan. Pesawat melintas di daerah yang cukup berat,” katanya.
 
Tepat sebelum konferensi persnya, Trudeau telah bertemu dengan Kelompok Respons Insiden pemerintah untuk keempat kalinya sejak akhir pekan. Itu termasuk Menteri Pertahanan Harjit Sajjan, yang bergabung dengannya untuk konferensi pers tetapi tidak mengatakan apa-apa.
 
Trudeau mengatakan dia telah berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang negaranya akan terlibat dalam penyelidikan, tentang perlunya melibatkan para pakar ’kelas dunia’ Kanada dalam proses tersebut. Menyinggung hilangnya Penerbangan Malaysia Airlines 17 di bagian timur Ukraina pada Juli 2014 dan hubungannya dengan serangan rudal, Trudeau mengatakan, "Sekarang lebih penting daripada sebelumnya bahwa kita tahu bagaimana tragedi seperti itu bisa terjadi."
 
Ditanya bagaimana Kanada, yang tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Iran, dapat menanggapi jika ditutup, dia mengatakan bahwa itu akan menjadi "percakapan yang akan kita renungkan ketika kita bergerak maju."
 
“Sementara itu Saya ingin jawaban,” ucap Trudeau.
 
Selain Donald Trump, PM Trudeau juga didukung ucapan dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Menurut Johnson, ada bukti kuat yang memperlihatkan bahwa pesawat jatuh karena serangan rudal.
 
“Serangan rudal itu mungkin tidak disengaja,” pungkas Johnson.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif