Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam sebuah acara di Caracas, 9 September 2019. (Foto: AFP/HO/Venezuelan Presidency)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam sebuah acara di Caracas, 9 September 2019. (Foto: AFP/HO/Venezuelan Presidency)

Maduro Tuding AS Hendak Ganggu Pemilu Venezuela

Internasional konflik venezuela venezuela
Willy Haryono • 23 September 2019 17:01
Caracas: Presiden Nicolas Maduro menuding Amerika Serikat berencana mengganggu jalannya pemilihan umum parlemen Venezuela di tahun 2020 mendatang. Tudingan dilayangkan Maduro dalam wawancara dengan saluran televisi Rossiya-24 yang ditayangkan hari ini, Senin 23 September 2019.
 
"Saya scara pribadi memperingatkan komunitas internasional bahwa Pemerintah AS dengan kebijakan ekstremnya telah mempertimbangkan rencana menganggu jalannya pemilu parlemen (Venezuela)," tegas Maduro, dilansir dari situs TASS. Ia mengklaim memiliki sejumlah data yang dapat mendukung tudingannya tersebut.
 
Saat ditanya mengenai alasan kemungkinan adanya gangguan dari AS, Maduro menyinggung mengenai pilpres Venezuela tahun lalu. Menurutnya, AS ingin menganggu pemilu parlemen dalam upaya mendepak dirinya dari kursi kepresidenan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Konflik politik di Venezuela dimulai sejak Januari tahun ini. Kala itu, pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim pengganti Maduro.
 
Deklarasi itu telah diakui negara-negara Grup Lima (kecuali Meksiko), serta oleh Albania, Georgia, Amerika Serikat, dan Organisasi Negara-negara Amerika.
 
Beberapa negara Uni Eropa telah menyatakan dukungan untuk parlemen Venezuela, berharap pemilihan umum terbaru dapat menyelesaikan krisis.
 
Maduro masih kokoh di tampuk kekuasaan dengan didukung oleh Rusia, Bolivia, Iran, Kuba, Nikaragua, El Salvador, dan Turki. Belarus dan Tiongkok menyerukan untuk menyelesaikan semua masalah dengan cara damai, dan menentang adanya campur tangan dari luar.
 
Sejak Agustus lalu, kubu Maduro dan Guaido telah sama-sama menunjukkan keinginan untuk mengakhiri krisis ini lewat dialog.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif