Abu Bakr al-Baghdadi mulai dikenal komunitas global setelah ISIS mendeklarasikan kekhilafahan di Irak dan Suriah pada 2014. (Foto: AFP)
Abu Bakr al-Baghdadi mulai dikenal komunitas global setelah ISIS mendeklarasikan kekhilafahan di Irak dan Suriah pada 2014. (Foto: AFP)

Pemimpin ISIS Ketakutan saat Dikejar Militer AS

Internasional isis
Willy Haryono • 28 Oktober 2019 05:30
Washington: Pemimpin kelompok militan Islamic State (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi meledakkan diri dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat di Suriah. Detail kematian al-Baghdadi tersebut disampaikan langsung Presiden AS Donald Trump.
 
Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan al-Baghdadi meledakkan rompinya saat melarikan diri dari kejaran pasukan AS via sebuah terowongan di provinsi Idlib.
 
"Seorang penjahat yang berusaha keras mengintimidasi banyak orang, ternyata menghabiskan momen terakhirnya dalam ketakutan dan rasa panik. Ia ketakutan saat dikejar pasukan Amerika," tutur Trump, dikutip dari BBC, Minggu 27 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, tiga anak Baghdadi juga ikut meledakkan diri dalam pengejaran. Bom bunuh diri menghancurkan tubuh Baghdadi, namun Trump menyebut pemeriksaan DNA di lokasi kejadian telah mengonfirmasi identitasnya.
 
Tidak ada prajurit AS yang terluka dalam pengejaran, namun seekor anjing militer dikabarkan mengalami luka-luka.
 
Nama Baghdadi mulai dikenal komunitas global pada 2014, setelah dirinya mendeklarasikan kekhilafahan di Irak dan Suriah. ISIS dan para simpatisannya telah melakukan banyak aksi kekerasan di sejumlah negara yang menewaskan ribuan orang.
 
Kematian Baghdadi adalah kemenangan besar bagi Trump yang menghadapi gelombang kritik atas keputusannya menarik pasukan AS dari Suriah. Kematian ini juga dinilai menguntungkan bagi Trump yang tengah menghadapi penyelidikan pemakzulan oleh faksi Partai Demokrat.
 
Meski AS telah mendeklarasikan bahwa kekhilafahan ISIS telah berakhir, namun masih banyak militan dan simpatisannya yang aktif di Timur Tengah dan kawasan lainnya.
 
Trump mengatakan Baghdadi terus diintai selama "beberapa pekan" dan "dua hingga tiga kali" rencana penyerbuan terpaksa dibatalkan karena bos ISIS itu terus bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain.
 
Kepindahan Baghdadi ke Idlib disebut Trump sebagai bagian dari upayanya membangun kembali kekuatan ISIS.
 
Baghdadi telah bersembunyi sejak lima tahun terakhir. April lalu, sebuah video yang dirilis sayap media ISIS al-Furqan memperlihatkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai Baghdadi. Itu adalah kali pertama Baghdadi terlihat sejak Juli 2014, saat dirinya berbicara di sebuah masjid di Mosul, Irak.
 
Februari 2018, beberapa pejabat AS mengatakan bahwa Baghdadi terluka dalam sebuah serangan udara pada Mei 2017. Ia disebut-sebut harus beristirahat dari jabatannya sebagai kepala ISIS selama lima bulan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif