medcom.id, Medellin: Ucapan terakhir dari pilot dari pesawat LAMIA 2933 yang jatuh di Kolombia Senin 28 November lalu, terekam dalam percakapan dengan pengawas lalu lintas bandara.
Saat ini pihak berwenang masih menyelidiki apa yang menyebabkan pesawat itu jatuh di dekat Medellin, Kolombia. Pesawat saat itu membawa skuat klub sepakbola Brasil, Chapecoense.
Sebuah rekaman mengerikan pun disiarkan oleh media di Kolombia, yang menunjukkan percakapan terakhir pilot sesaat sebelum jatuh.
"LAMIA 2933 mengalami kerusakan total, gangguan elektrik total tanpa ada bahan bakar," ujar pilot Miguel Quiroqa, sesaat sebelum pesawat jatuh, seperti dikutip AFP, Kamis (1/12/2016).
Dalam rekaman itu pilot menyebutkan sebelumnya meminta agar diberikan prioritas untuk mendarat karena "masalah bahan bakar'. Permintaan itu pun disetujui oleh pihak Bandara José María Córdova di Rionegro dekat Medellin, Kolombia.
Tetapi beberapa saat kemudian, pengawas bandara kehilangan kontak dengan pesawat. Badan pesawat akhirya ditemukan di sisi bukit sekitar 50 kilometer dari Medellin.
Pihak militer Kolombia sebelumnya sudah curiga bahwa pesawat jatuh karena kehabisan bahan bakar. Ini disebabkan karena tidak adanya ledakan saat pesawat jatuh.
"Sangat mencurigakan meskipun terjadi tabrakan tidak ada ledakan. Ini mendukung teori bahan bakar habis dalam pesawat itu," tutur seorang sumber militer Kolombia.
Pesawat terjadi dijadwalkan untuk mendarat sementara di Bogota demi mengisi bahan bakar. Tetapi pesawat tidak melakukan hal itu dan langsung terbang ke Medellin.
"Pilot yang mengambil keputusan itu. Dia mengira bahan bakar akan cukup," ucap pihak perwakilan maskapai LAMIA, Gustavo Vargas.
71 orang tewas dalam kecelakaan ini dan enam orang lainnya selamat. Selain menewaskan sebagian besar skuat klub Chapecoense, kejadian tersebut juga menewaskan 20 jurnalis yang turut bepergian bersama untuk meliput kiprah tim itu bermain dan final Copa Sudamerica.
Kotak hitam pesawat berhasil ditemukan
Tim pencari dalam kecelakaan pesawat di Kolombia berhasil menemukan kotak hitam dari pesawat yang jatuh. (Baca: Kotak Hitam Pesawat yang Jatuh di Kolombia Berhasil Ditemukan).
seorang pejabat Brasil yang mengikuti proses pencarian korban mengatakan, pilot mengajukan pendaratan darurat karena masalah mekanis, tetapi penyebab pasti jatuhnya pesawat masih belum diketahui.
"Kotak hitam dari pesawat bisa memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi. Rekaman data dan rekaman percakapan kokpit dari pesawat yang beroperasi sesaat sebelum jatuh, bisa membuka tabir tragedi ini," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News