Menlu Meksiko Luis Videgaray dalam konferensi pers bersama dua pejabat AS di Mexico City, 23 Februari 2017. (Foto: AFP/RONALDO SCHEMIDT)
Menlu Meksiko Luis Videgaray dalam konferensi pers bersama dua pejabat AS di Mexico City, 23 Februari 2017. (Foto: AFP/RONALDO SCHEMIDT)

Tolak Biaya Tembok, Meksiko Ancam Terapkan Tarif untuk Produk AS

Internasional politik meksiko pemerintahan as
Willy Haryono • 26 Februari 2017 14:24
medcom.id, Mexico City: Menteri Luar Negeri Luis Videgaray mengingatkan Amerika Serikat (AS) bahwa Meksiko akan menerapkan tarif terhadap produk-produk AS jika Presiden Donald Trump membebankan biaya pembangunan tembok perbatasan ke negaranya.
 
Sebelumnya Trump berencana membebankan biaya pembangunan dengan menerapkan pajak tinggi terhadap barang-barang impor Meksiko.
 
"Jika Meksiko menghadapi masalah ini sebagai sebuah kenyataan, bukan hanya ancaman retorika, maka pemerintah akan merespons," tegas Menlu Videgaray kepada Radio Formula, seperti dikutip AFP, Sabtu 25 Februari 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jawabannya adalah bukan menerapkan pajak umum untuk semua impor dari AS, karena itu akan menyakiti konsumen di Meksiko. Kami akan melakukan itu secara selektif," sambung dia.
 
Kedua negara menghadapi badai diplomatik perdananya sejak berdekad-dekade terakhir, setelah Trump bersikukuh Meksiko akan membayar semua biaya pembangunan tembok perbatasan sepanjang 3.200 kilometer.
 
Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengekspresikan penentangan keras terhadap rencana Trump.
 
Videgaray menyebut jika Trump menerapkan tarif terhadap barang impor Meksiko, maka akan berimbas kepada masyarakat AS yang tinggal di selatan dekat perbatasan. Selama ini, masyarakat AS di perbatasan banyak membeli barang impor dari Meksiko.
 
Pena Nieto membatalkan pertemuan dengan Trump di Washington bulan lalu karena masalah biaya tembok.
 
Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly dan Menteri Luar Negeri Rex Tillerson mengunjungi Meksiko baru-baru ini. Mereka datang untuk meredakan ketegangan dengan Meksiko, termasuk mengenai rencana Trump mendeportasi banyak imigran gelap dari AS.
 

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif