Dia mengatakan masyarakat adat Meksiko telah menjadi korban pembantaian. Dia juga meminta laporan lengkap mengenai pelanggaran tersebut.
"Ada pembantaian dan penindasan. Penaklukan yang disebut dilakukan dengan pedang dan salib," katanya, dikutip dari BBC, Selasa 26 Maret 2019.
"Mereka membangun gereja di atas kuil-kuil," imbuhnya.
Namun, pemerintah Spanyol merespons dengan cepat. Mereka menolak untuk meminta maaf.
"Kedatangan Spanyol 500 tahun lalu di wilayah Meksiko tidak dapat dinilai berdasarkan pertimbangan kontemporer," kata pemerintah Spanyol dalam sebuah pernyataan tertulis.
"Dua negara saudara kita selalu tahu cara membaca masa lalu tanpa kemarahan dan dengan perspektif yang konstrukstif," imbuh mereka.
Meksiko memiliki populasi Katolik Roma terbesar kedua di dunia setelah Brasil. Penjajahan Meksiko dimulai ketika pasukan kecil yang dipimpin Henan Cortes mendarat di negara bagian Veracruz modern pada 1519.
Sebelumnya, Spanyol menaklukan Amerika dimulai dengan kedatangan ekspedisi yang dipimpin Christopher Columbus pada 1492.
Kekaisaran Aztec yang kuat akhirnya dikalahkan. Kekalahan Aztec menandai awal 300 tahun pemerintahan Spanyol.
Meksiko memperoleh kemerdekaan usai perang pada 1810 hingga 1821. Mereka menjadi republik federal pada 1824.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News