Presiden Bolivia Evo Morales berbicara dalam konferensi pers di La Paz, 31 Oktober 2019. (Foto: AFP/JORGE BERNAL)
Presiden Bolivia Evo Morales berbicara dalam konferensi pers di La Paz, 31 Oktober 2019. (Foto: AFP/JORGE BERNAL)

Helikopter yang Membawa Presiden Bolivia Mendarat Darurat

Internasional bolivia
Willy Haryono • 05 November 2019 06:49
Sucre: Sebuah helikopter yang membawa Presiden Bolivia Evo Morales mendarat darurat karena adanya masalah teknis, Senin 4 November 2019.
 
Peristiwa ini meningkatkan kecurigaan di kalangan pendukung Morales, di tengah desakan kubu oposisi beserta para simpatisannya agar sang presiden segera dilengserkan.
 
Militer Bolivia menyebut tidak ada orang yang terluka dalam pendaratan darurat. Namun insiden ini meningkatkan ketegangan di Bolivia, yang dilanda gelombang protes sejak dua pekan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Unjuk rasa dipicu kecurigaan sebagian warga atas kemenangan ulang Morales dalam pemilihan umum.
 
Insiden pendaratan darurat terjadi tak lama usai helikopter yang membawa Morales terbang dari sebuah desa di wilayah Andes. Video pendaratan darurat tersebut beredar di media sosial Bolivia.
 
"Setelah meresmikan jalan di Colquiri, kami mengalami insiden helikopter. Kami akan menyelidiki insiden ini," tulis Morales di Twitter, setelah dirinya kembali ke istana kepresidenan.
 
Dilansir dari AFP, Angkatan Udara Bolivia mengaku sedang menyelidiki mengapa helikopter yang membawa Morales bisa mengalami kerusakan teknis. Menurut versi AU Bolivia, kerusakan teknis ini secara spesifik terjadi di bagian ekor helikopter.
 
Sabtu kemarin, pemimpin oposisi Bolivia di wilayah Santa Cruz, Luis Fernando Camacho, mengancam akan "mengambil langkah tegas" untuk mendepak Morales dari kursi kepresidenan.
 
Mantan Menteri Dalam Negeri Bolivia Hugo Moldiz menganggap insiden pendaratan darurat Morales sebagai "sebuah serangan kriminal." Belakangan ini, Morales menuduh para rivalnya tengah merencanakan kudeta.
 
Menteri Luar Negeri Diego Pary mengklaim saat ini kudeta sedang berlangsung di Bolivia.
 
Presiden Venezuela Nicolas Maduro, mitra dekat Morales, mengomentari soal insiden pendaratan darurat. "Kami terus mendukung sahabat kami yang berhasil selamat dari kecelakaan udara," tulis Maduro di Twitter.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif