Perempuan paruh baya itu mengeluhkan gejala flu dua hari setelah tiba rumahnya di provinsi British Columbia, Kanada. Tes mengonfirmasi pasien terkena virus H7N9.
"Hari ini kami mengonfirmasi kasus pertama H7N9 pada manusia di Amerika Utara," ucap Menteri Kesehatan Rona Ambrose, seperti dilansir AFP, Senin (26/1/2015)
Pasien dilaporkan menjalani proses penyembuhan dalam sebuah ruang isolasi di rumahnya. Semua keluarga serta rekan pasien diawasi otoritas kesehatan Kanada.
Sejak wabah flu burung terjadi pada Maret 2013, Tiongkok mencatat 470 kasus flu burung dengan 281 kematian. Virus ini telah bermutasi dan dikhawatirkan dapat lebih mudah menyebar antar manusia.
Namun pemerintah Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia menegaskan hingga saat ini belum ada bukti virus flu burung dapat ditularkan dari manusia ke manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News