Perwira tinggi AS itu tengah memberikan keterangan mengenai rapat anggaran senilai USD120 miliar atau sekitar Rp1.600 triliun. Namun Deputi Wakil Menteri Pertahanan untuk urusan Manajemen dan Pengawas Anggaran itu pingsan saat memberikan keterangan di Pentagon.
Martin pingsan di saat menjelaskan nasib dari program jet tempur F-35. Tetapi tiba-tiba saja dia roboh di podium.
Beruntung di belakang Martin ada Deputi urusan Anggaran Angkatan Udara AS Carolyn Gleason yang menopang kepala jenderal tersebut. Kemudian beberapa perwira lainnya bergegas untuk membantu Martin.
Akhirnya keterangan mengenai anggaran diambil alih oleh Gleason. Dia menyebutkan bahwa Angkatan Udara akan memaparkan anggaran fiskal 2017.
Jet tempur F-35 baru-baru ini berhasil melakukan perjalanan transatlantik pertama. Pesawat itu lepas landas dari AS pada 5 Februari lalu dan menempuh perjalanan tujuh jam ke Pangkalan Udara Militer Lajes di Portugal.
"Ini lah yang bisa diakibatkan oleh sebuah F-35," ujar Gleason menanggapi kejadian Martin yang pingsan, seperti dikutip Mirror, Jumat (12/2/2016).
Juru Bicara Angkatan Udara AS Mayor Melissa Milner mengatakan bahwa Martin dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Namun kemudian Martin dinyatakan sehat dan kembali bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News