Mantan Presiden Chile Sebastian Pinera. (Foto: AFP)
Mantan Presiden Chile Sebastian Pinera. (Foto: AFP)

Mantan Presiden Menangkan Putaran Pertama Pilpres Chile

Internasional chile politik chile
Arpan Rahman • 20 November 2017 21:37
Santiago: Miliarder konservatif Sebastian Pinera akan menghadapi Senator sayap kiri Alejandro Guillier dalam putaran kedua pemilihan presiden Chile bulan depan. Hasil pemilihan putaran pertama pada Minggu 19 November memperlihatkan kemenangan Pinera, meski perolehan suaranya lebih sedikit dari perkiraan.
 
Kedua kandidat akan tetap mempertahankan model ekonomi pasar bebas di negeri eksportir tembaga terbesar dunia. Mantan Presiden Pinera sudah menjanjikan kebijakan ramah investor terhadap pertumbuhan mesin turbo. Sementara Guillier ingin terus melanjutkan reformasi pendidikan, pajak, dan tenaga kerja yang diterapkan Presiden Michelle Bachelet.
 
Lebih dari 98 persen persen suara telah dihitung. Pinera, pengusaha berusia 67 tahun, meraih 36,6 persen, kurang dari 50 persen yang dibutuhkan untuk sebuah kemenangan langsung, lapor komisi pemiilu Chile, Servel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guillier, mantan penyiar berita televisi berusia 64 tahun yang terpilih menjadi anggota Senat pada 2013, meraup 22,7 persen. Ia meraih lebih dari dua poin di atas kandidat ketiga, tokoh haluan kiri Beatriz Sanchez.
 
Hasil yang dicapai Pinera berada di bawah ekspektasi. Ini menunjukkan bahwa putaran kedua pada 17 Desember kemungkinan akan menjadi kontes yang lebih ketat daripada perkiraan sebelumnya. Terutama jika Guillier dapat meraup suara dari pendukung Sanchez dan empat saingan lainnya.
 
"Kami akan menggelar putaran kedua yang sangat kompetitif," kata ketua kampanye Pinera, Andres Chadwick, seperti dikutip The Hindu, Senin 20 November 2017.
 
Survei jajak pendapat terakhir oleh CEP bulan lalu memperkirakan Pinera mengamankan 42 persen suara di babak pertama, dan dengan mudah mengalahkan Guillier dalam putaran kedua nanti.
 
Setelah kampanye pilpres yang cukup sengit, Guillier menyerukan "persatuan mendalam" demi menyatukan sayap kiri Chile yang kalah melawan Pinera.
 
"Kita lebih banyak, dan karena itu kita harus menang di bulan Desember!" Guillier mengatakan kepada pendukungnya yang bersorak-sorai.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif