Menurut saksi mata, ledakan terjadi di kelab malam Caballo Blanco. Kepolisian sedang menyelidiki insiden ini yang disebutnya sebagai sebuah serangan bom.
Dilansir dari Independent, Rabu 28 Agustus 2019, awalnya percikan api muncul dari meja bar kelab tersebut. Namun kelamaan, percikan ini menjadi kobaran api dan tiba-tiba meledak dengan kencang.
“Delapan dari korban tewas adalah perempuan dan 15 lainnya adalah laki-laki. Kami menduga ada yang melempar bom molotov,” ucap kepolisian setempat.
“Kami segera menindak kasus ini. Jika memang terbukti ini adalah serangan bom, tentu pelakunya akan dihukum berat,” ujar Kantor Jaksa Agung Veracruz.
Pemerintah Meksiko mengutuk serangan yang bisa dikatakan jarang terjadi di negara itu. Pemerintah juga memerintahkan aparat segera menginvestigasi kasus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News