Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Dukungan Pemakzulan Trump Meningkat

Internasional donald trump Pemakzulan Trump
Arpan Rahman • 16 Desember 2019 14:11
Washington: Dukungan terhadap pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkat dalam satu bulan terakhir menurut sejumlah jajak pendapat. Kendati begitu, masyarakat AS masih tetap terbelah mengenai apakah Trump sebaiknya dimakzulkan atau tidak.
 
Dalam dua jajak pendapat yang dirilis pada Minggu 15 Desember, langkah pemakzulan terhadap Trump terus meraih dukungan meski berjalan relatif lamban.
 
Sebuah jajak pendapat di Fox News yang dilakukan pekan kemarin menunjukkan bahwa pemakzulan Trump didukung 50 persen responden. Sementara orang yang menentang pemakzulan berada di kisaran 41 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara dalam jajak pendapat CBS, 42 persen mendukung pemakzulan dan 42 persen lainnya menolak. Terdapat pula survei lainnya yang memperlihatkan 46 persen responden mendukung pemakzulan Trump, yang angkanya naik tiga poin sejak November.
 
Jumat kemarin, Komite Yudisial Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat menyepakati dua pasal pemakzulan terhadap Trump.
 
Dua pasal itu berisi tuduhan bahwa Trump telah menyalahgunakan kekuasaan dan juga menghalangi upaya penyelidikan pemakzulan yang dilakukan Kongres. Dua pasal ini berhasil disepakati lewat kemenangan 23 suara berbanding 17.
 
Sidang paripurna DPR terkait dua pasal itu akan digelar pada Rabu 18 Desember. Nantinya, Trump akan menjalani persidangan di level Senat AS di awal 2020.
 
Di Gedung Putih, Trump mengecam proses pemakzulan ini sebagai "perburuan liar" yang hanya akan balik menyerang Demokrat. Dua pasal pemakzulan menuding Trump telah menekan Ukraina untuk memeriksa Hunter Biden, anak dari Joe Biden,
 
Dalam sambungan telepon pada Juli lalu, Trump meminta Presiden Ukraina Zelenskiy untuk menyelidiki Hunter Biden. Trump disebut berusaha mencoreng citra Joe Biden yang merupakan tokoh terdepan Demokrat untuk maju di pemilihan umum 2020.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif