Saudi Bantah Terlibat Kematian Dua Perempuan di AS
Rotana (kiri) dan Tala Farea. (Foto: New York Police Department)
Riyadh: Arab Saudi membantah terlibat dalam kematian dua perempuan kakak beradik yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat. Bantahan disampaikan seorang juru bicara Kedutaan Besar Arab Saudi untuk AS di Washington.

Dua perempuan itu, diidentifikasi sebagai Rotana Farea, 22, dan Tala Farea, 16, ditemukan meninggal dunia di pinggir Sungai Hudson pada 24 Oktober. Pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh keduanya.

Baca: Pencari Suaka Saudi Ditemukan Tewas di New York


Kedua perempuan itu mengenakan pakaian serba hitam dan terikat selotip di bagian pinggang serta pergelangan kaki masing-masing. Kepala Detektif Kepolisian New York Dermot Shea menduga keduanya "melompat ke air dalam keadaan hidup."

"Keduanya juga diduga lebih memilih bunuh diri ketimbang kembali ke Arab Saudi," ujar Shea. Ibunda kedua perempuan itu diberitakan media lokal AS pernah menghubungi detektif untuk menginformasikan bahwa Riyadh memerintahkan keluarga mereka kembali ke Arab Saudi.

Media lokal juga memberitakan bahwa dua perempuan itu pernah mengajukan permohonan suaka ke Washington. Namun jubir Kedubes Arab Saudi membantah pernah memerintahkan dua perempuan itu maupun ibunya untuk kembali ke negara asal.

"Adanya laporan bahwa kami memerintahkan seseorang terkait dua kakak beradik itu untuk meninggalkan AS adalah tidak benar," tulis jubir Kedubes Arab Saudi, Fatimah Baeshen, di laman Twitter, seperti disitir dari Al Jazeera, Sabtu 3 November 2018.

"Detail-detail kasus ini masih diinvestigasi, dan akan dibagikan kepada publik pada waktunya," lanjut dia.

Seorang saksi mata mengatakan kepada detektif bahwa pada 24 Oktober sekitar pukul 07.00, dia melihat dua wanita berlutut sekitar Sungai Hudson sembari melantunkan doa-doa dengan suara keras selama 15 menit.

Polisi mengatakan keduanya, yang tinggal di AS sekitar dua hingga tiga tahun, kemungkinan pernah menjadi korban kekerasan fisik dan mungkin sempat mengajukan permohonan suaka.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id