Presiden interim Bolivia Jeanine Anez (kanan) menerima hadiah dalam sebuah festival di La Paz, 24 Januari 2020. (Foto: AFP/AIZAR RALDES)
Presiden interim Bolivia Jeanine Anez (kanan) menerima hadiah dalam sebuah festival di La Paz, 24 Januari 2020. (Foto: AFP/AIZAR RALDES)

Presiden Bolivia Minta Semua Menterinya Mengundurkan Diri

Internasional bolivia
Willy Haryono • 27 Januari 2020 11:24
La Paz: Presiden interim Bolivia Jeanine Anez meminta semua jajaran menteri di pemerintahannya untuk mengundurkan diri. Ia ingin semua menteri sudah mundur sebelum pemilihan umum Bolivia yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei mendatang.
 
Dikutip dari AFP, Senin 27 Januari 2020, pernyataan dari kantor kepresidenan Bolivia ini muncul beberapa jam usai Menteri Komunikasi Roxana Lizarraga mengundurkan diri. Ia mundur sebagai bentuk protes terhadap Anez yang memutuskan maju sebagai calon presiden dalam pemilu mendatang.
 
Saat menjadi presiden interim pada 12 November tahun lalu, Anez mengaku tidak berniat untuk menjadi kepala negara secara permanen di Bolivia. Namun pada Jumat kemarin, Anez mengumumkan pencalonan dirinya sebagai capres.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut pernyataan kantor kepresidenan Bolivia, Anez "telah memutuskan meminta pengunduran diri semua menteri untuk mendekati fase baru dalam manajemen transisi demokrasi."
 
Masih dalam pernyataan tersebut, "penyesuaian" di jajaran kabinet merupakan hal "biasa" dalam sebuah siklus elektoral.
 
Beberapa jam sebelumnya, Lizarraga yang ditunjuk Anez sebagai menteri pada 13 November, mengkritik pencalonan sang presiden interim. Menurutnya, Anez telah "kehilangan nilai-nilai objektif."
 
Lizarraga menilai Anez "mulai berperilaku seperti penjahat yang sama" dalam pemerintahan presiden terdahulu di Bolivia, Evo Morales. Morales mengundurkan diri pada 10 November di tengah desakan gelombang protes berskala masif.
 
Dalam sebuah survei terbaru pada Minggu 26 Januari, tingkat elektabilitas Anez hanya berada di peringkat keempat di angka 12 persen. Sementara peringkat pertama di angka 26 persen diduduki kandidat dari partai milik Morales, Gerakan Sosialisme (MAS).
 
Mengenai seruannya, Anez mengaku akan "secepat mungkin" membentuk sebuah kabinet baru beranggotakan 20 menteri.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif