Menurut Badan Geologi dan Pertambangan Nasional Chile via Twitter, status siaga merah tetap diberlakukan setelah letusan kedua gunung Calbuco terjadi.
Seperti dikutip AFP, erupsi pertama Calbuco terjadi tujuh jam sebelum yang kedua. Laporan sebelumnya menyebut Calbuco telah tidak aktif selama 43 tahun.
Letusan pertama, yang memuntahkan asap tebal hingga 10 kilometer ke udara, memaksa evakuasi sekitar 5.000 orang. Untuk mempermudah evakuasi, petugas meminta warga di sekitar Calbuco untuk tidak memadati jalan raya.
"Polisi telah bergerak dan memulai evakuasi," ucap Menteri Dalam Negeri Chile Rodrigo Penaililo.
"Saya minta masyarakat tetap tenang dan memantau terus informasi terkini," sambung dia.
Status darurat juga diterapkan di Argentina, dimana kota Bariloche yang berjarak 100 kilometer dari Calbuco, mengantisipasi kedatangan debu vulkanik.
Purto Montt, kota Chile yang berbatasan dengan Bariloche, sudah ditutupi asap debu vulkanik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News