Audrey Azpulay menjadi perempuan kedua yang memimpin UNESCO . (Foto: AFP/THOMAS SAMSO)
Audrey Azpulay menjadi perempuan kedua yang memimpin UNESCO . (Foto: AFP/THOMAS SAMSO)

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis Dipilih Jadi Kepala UNESCO

Willy Haryono • 14 Oktober 2017 14:30
medcom.id, New York: Seorang mantan menteri Prancis terpilih sebagai kepala agensi kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO, Jumat 13 Oktober 2017. Audrey Azoulay mengalahkan rivalnya dari Qatar di tengah kisruh tudingan bahwa UNESCO adalah organisasi anti-Israel.
 
Azoulay, 45, adalah seorang mantan menteri kebudayaan Prancis. Ia mengalahkan Hamad bin Abdulaziz al-Kawari yang juga seorang mantan menteri budaya. 
 
Al-Kawari gagal mendapatkan dukungan dari sejumlah negara Teluk yang merupakan bagian dari koalisi pimpinan Arab Saudi. Hasil akhir penghitungan suara adalah 30 dan 28 untuk Azoulay. 

Pergantian kepala UNESCO dibayang-bayangi keputusan Amerika Serikat yang menarik diri dari organisasi tersebut. AS menilai UNESCO telah berlaku tidak adil selama bertahun-tahun terhadap Israel. 
 
Di tengah perpecahan di dunia Arab, Prancis mempersembahkan Azoulay sebagai tokoh yang dapat menurunkan ketegangan dengan Israel. 
 
"Saat kondisi krisis seperti saat ini, kita perlu bekerja bersama untuk memperkuat organisasi," tutur Azoulay, seperti dikutip AFP.
 
Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji kemenangan Azoulay lewat tulisan di Twitter. "Prancis akan terus berjuang untuk ilmu pengetahuan, edukasi dan kebudayaan di dunia."
 
Nominasi Azoulay harus disepakati oleh 195 anggota UNESCO pada 10 November.
 
Sebelumnya negara-negara Arab meyakini jabatan kepala UNESCO harus dipegang salah satu pilihan mereka. Namun rivalitas regional dan penarikan diri AS serta Israel dari UNESCO memupus ambisi tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan