Pembangkit listrik tenaga batu bara di Utah, AS, mengeluarkan emisi polutan ke udara. (Foto: AFP/Getty/GEORGE FREY)
Pembangkit listrik tenaga batu bara di Utah, AS, mengeluarkan emisi polutan ke udara. (Foto: AFP/Getty/GEORGE FREY)

11 Ribu Ilmuwan Peringatkan Bahaya Perubahan Iklim

Internasional perubahan iklim
Willy Haryono • 06 November 2019 09:41
Washington: Butuh berapa banyak ilmuwan untuk meyakinkan dunia agar kita semua lebih serius dalam menghadapi perubahan iklim?
 
Lebih dari 11 ribu ilmuwan mengeluarkan pernyataan gabungan yang tertulis dalam sebuah laporan pada Selasa 5 November 2019. Surat tersebut berisi peringatan mengenai "penderitaan besar" akibat perubahan iklim yang mungkin terjadi jika manusia tidak mengubah perilakunya saat ini.
 
Satu suara, 11 ribu ilmuwan itu mengaku memiliki "kebijakan moral untuk mengatakan hal sebenarnya dan juga ada adanya" mengenai perubahan iklim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Phoebe Barnard, salah satu ketua dalam penulisan laporan dan merupakan kepala kebijakan di Conservation Biology Institute di Washington, mengatakan kepada CNN bahwa inilah saatnya para pembuat kebijakan di dunia untuk bersatu menghadapi perubahan iklim.
 
Jika hal itu tidak segera dilakukan, maka konsekuensinya dapat berujung buruk di masa mendatang.
 
"Nanti anak cucu kita akan mengingat mereka (para pembuat kebijakan) sebagai kelompok orang-orang yang tidak peduli terhadap ancaman perubahan iklim," ucap Barnard.
 
Ini bukan kali pertamanya ribuan akademisi bersatu untuk menyuarakan isu perubahan iklim. Lebih dari 16 ribu ilmuwan dari 184 negara telah merilis sebuah laporan pada 2017.
 
Kala itu, mereka memperingatkan bahwa "manusia dan lingkungan hidup berisiko saling bertabrakan."
 
Laporan terbaru perubahan iklim ini dirilis di BioScience, sebuah jurnal ilmiah. Para ilmuwan itu, berasal dari 150 negara, menegaskan bahwa krisis iklim "terkait dengan gaya hidup masyarakat modern yang cenderung konsumtif."
 
Menyuarakan kembali seruan aktivis remaja Greta Thunberg, para ilmuwan mengkritik para pembuat kebijakan yang cenderung diam dalam menghadapi isu perubahan iklim.
 
"Meski negosiasi iklim global telah berlangsung selama 40 tahun, banyak dari kita meneruskan aktivitas seperti biasa dan cenderung tidak mengakui adanya masalah (perubahan iklim) ini," tulis 11 ribu ilmuwan.
 
Dalam laporan terbaru, disebutkan adanya enam rekomendasi yang perlu ditangani jika manusia ingin mencegah terjadinya bencana besar perubahan iklim.
 
Keenam rekomendasi itu adalah mengganti bahan bakar fosil, memangkas emisi polutan seperti metana, memakan lebih sedikit daging, memulihkan dan melindungi ekosistem, membangun perekonomian bebas karbon dan menstabilkan pertumbuhan populasi.
 
Barnard menilai enam rekomendasi tersebut jangan dipandang sebagai sebuah "pengorbanan," melainkan sesuatu yang perlu dilakukan demi perubahan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif