Washington: Kecelakaan kereta api Amtrak yang keluar jalur di Washington, Amerika Serikat (AS), menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai beberapa lainnya, Senin 18 Desember 2017. Insiden terjadi di tengah jam sibuk di pagi hari.
Presiden AS Donald Trump merespons kecelakaan, dan menggarisbawahi pentingnya berinvestasi di sektor infrastruktur.
"Tujuh triliun dolar dihabiskan di Timur Tengah, sementara jalan raya, jembatan, terowongan, jalur kereta api dan lainnya hancur! Itu akan segera berubah!" tulis Trump di Twitter, seperti dilansir AFP.
Lokomotif terbaru Siemens Charger dilengkapi dengan sistem pengaman "kontrol positif" yang didesain menghentikan kereta secara otomatis dalam kondisi berbahaya.
Namun menurut Departemen Transportasi AS, teknologi ini kemungkinan baru dapat digunakan di seluruh lintasan kereta di seantero Negeri Paman Sam tahun depan.
Baca: Sejumlah Orang Dilaporkan Tewas Dalam Kecelakaan Kereta di Washington
Kereta Amtrak berpenumpang 77 orang dan tujuh kru keluar jalur di DuPont, antara Tacoma dan Olympia. Lokasi kecelakaan terjadi di lintasan yang berbelok di atas jalan raya Interstate 5 sekitar pukul 07.40 waktu setempat.
Otoritas setempat belum mengetahui mengapa kereta Amtrak 501 bisa keluar jalur. Namun beberapa pekan lalu, sejumlah pejabat lokal mengatakan lintasan tersebut belum cukup aman untuk dilintasi kereta berkecepatan tinggi.
Pada 2015, sebuah kereta Amtrak melebihi kecepatan seharusnya dan terguling keluar jalur di Philadelphia. Kecelakaan tersebut menewaskan delapan orang.
Ketika itu, sejumlah analis mengatakan teknologi terbaru Siemens Charger seharusnya dapat mencegah kecelakaan tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan