Presiden AS Donald Trump (kiri) dan pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: AFP)

Trump Kembali Terima 'Surat Indah' dari Kim Jong-un

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 12 Juni 2019 09:18
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku telah menerima satu lagi 'surat indah' dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dan membuka diri untuk menggelar pertemuan ketiga dengannya di masa mendatang.
 
Mengindikasikan bahwa dia masih memercayai Kim, Trump mengatakan orang nomor satu di Pyongyang itu "masih memegang omongannya."
 
"Hal itu sangat penting bagi saya," ujar Trump di Gedung Putih, Washington, dikutip dari laman AFP, Selasa 11 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Trump tidak menyebutkan detail isi surat kedua yang disebutnya berasal dari Kim. Dalam mendeskripsikan surat pertama, Trump menggunakan kata-kata "indah" dan juga "jatuh hati."
 
Kedua tokoh telah dua kali bertemu, yakni tahun lalu di Singapura lalu dan Vietnam pada Februari. Belum ada hasil konkret dari kedua pertemuan itu, dan otoritas intelijen AS menyebut Korut sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengakhiri program nuklir serta misil balistik.
 
Meski pertemuan kedua di Hanoi dipandang sebagai sebuah kegagalan oleh sejumlah pihak, Trump mengaku masih terbuka untuk kembali bertemu Kim. "Bisa saja terjadi," tutur Trump saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut.
 
Penasihat Keamanan Gedung Putih John Bolton juga mendukung wacana akan adanya pertemuan ketiga dengan Kim. "Kami siap jika mereka juga siap," sebut Bolton kepada surat kabar The Wall Street Journal.
 
Sebelumnya, Kim menilai Trump bersikap buruk saat bertemu di Hanoi. Pertemuan berakhir tanpa kesepakatan dan persetujuan. Sejumlah agenda yang telah disusun pun dibatalkan sepihak oleh AS dan Trump langsung kembali ke Washington.
 
Kegagalan KTT kedua ini mengakibatkan pencopotan empat pejabat di Korut. Tak hanya itu, Korut juga meminta Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mundur dari negosiator utama.
 
Baca:Tak ada Kesepakatan di KTT AS-Korut yang Kedua

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif