Baca juga: Jutaan Warga Tanpa Listrik usai Tornado Hantam Ohio.
“Badai tornado yang menyerang bukan hanya satu, melainkan mencapai sekitar 20 tornado, termasuk angin puting beliung besar di dekat Kansas City,” ucap National Weather Service (NWS), seperti dikutip AFP, Rabu, 29 Mei 2019.
Media setempat menyiarkan atap rumah yang roboh dan jalan yang berserakan puing-puing serta dipenuhi batang pohon tumbang.
"Rumah itu mengalami hantaman yang keras. Tetapi yang terpenting adalah kita semua aman," kata pemilik rumah Brian Perry kepada 41 Action News di Kansas City.
“Kejadian itu sangat luar biasa, tidak pernah saya mengalami hal seperti itu dalam hidupku,” imbuhnya.
Tingkat kerusakannya tidak jelas dan tidak ada laporan tentang kematian atau cedera.

Warga yang berupaya membersihkan pohon yang menimpa rumahnya. (Foto: AFP).
Pihak Bandara Internasional Kansas City mengatakan di Twitter bahwa calon penumpang terpaksa berlindung di terowongan garasi parkir ketika badai melewati lapangan udara. Terowongan itu sempat tertutup ketika para kru membersihkan puing-puing.
Gelombang tornado terbaru terjadi sehari setelah serangkaian angin puting beliung menghancurkan gedung-gedung di Ohio barat, menewaskan satu orang, melukai banyak orang dan memicu upaya pemulihan di lingkungan yang dipenuhi puing-puing.
Seorang lelaki berusia 81 tahun tewas di Celina, sebuah kota kecil 105 km utara Dayton, setelah tornado menyebabkan kendaraan menabrak rumahnya. Wali Kota Jeffrey Hazel mengatakan, lebih dari 300 tornado telah menghancurkan Midwest AS dalam dua minggu terakhir, selama serangan hebat cuaca ekstrem.
“Tornado di Celina, yang menimpa pada Senin malam, setidaknya merupakan EF3 pada Enhanced Fujita Scale, yang mengemas kecepatan angin 219 hingga 266 kilometer per jam,” kata Patrick Marsh, ahli meteorologi di Pusat Prediksi Badai federal.
“Badai itu melukai tujuh orang di Celina, tiga di antaranya mengalami luka serius,” ujar Hazel, seraya menambahkan sekitar 40 rumah di sana rusak parah atau hancur.
Dua tornado yang dikategorikan sebagai EF3 atau lebih kuat juga menyerang Senin malam di dekat Dayton, termasuk satu tepat di selatan Pangkalan Angkatan Udara Wright-Patterson, kata Marsh. EF3 hanya dua skala lebih rendah dari tornado paling kuat yang mungkin, sebuah EF5.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News