Terlibat Kasus Khashoggi, AS Cabut Visa 21 Pejabat Saudi
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)
Washington: Amerika Serikat (AS) segera mencabut visa atau memberlakukan larangan masuk kepada 21 warga Arab Saudi yang terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. 

Khashoggi dinyatakan tewas oleh Arab Saudi karena terlibat perkelahian di dalam gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Namun, hingga saat ini, jasadnya tak ditunjukkan. 

"Hukuman ini bukan yang terakhir dari AS. Kami memperjelas bahwa AS tidak akan memberikan toleransi kepada tindakan kejam semacam ini," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dikutip dari AFP, Rabu 24 Oktober 2018.


Baca: Raja Salman Bertemu Anak Khashoggi di Riyadh

Pompeo juga menekankan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah pejabat Arab Saudi yang berjumlah 21 orang yang disebutnya bertanggung jawab atas tewasnya Khashoggi.

Sejumlah diplomat AS menyebut bahwa para tersangka yang terlibat terdiri dari dinas intelijen, pejabat Kerajaan, Kementerian Luar Negeri dan kementerian-kementerian lainnya.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyebut upaya yang dilakukan Arab Saudi untuk menutupi pembunuhan Khashoggi, merupakan tindakan buruk.

Baca: Pembunuhan Khashoggi Direncanakan Beberapa Hari Sebelumnya

"Mereka memiliki rencana yang sangat buruk. Upaya yang dilakukan mereka adalah salah satu yang terburuk dalam sejarah," ujar Trump.

Menjawab berbagai spekulasi, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman membantah keras telah terlibat dalam pembunuhan ini. Padahal, sejak awal Turki telah menuding Arab Saudi memang berada di balik kasus ini.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id