Warga melalukan aksi protes di depan gedung Parlemen Peru. Foto: AFP
Warga melalukan aksi protes di depan gedung Parlemen Peru. Foto: AFP

Presiden Peru Bubarkan Parlmen, Legislator Membangkang

Arpan Rahman • 01 Oktober 2019 19:09
Lima: Krisis politik Peru semakin parah setelah Presiden Martin Vizcarra membubarkan Kongres. Ia mengatakan badan itu menghalangi langkah-langkah antikorupsi.
 
Kongres yang dikelola oposisi kemudian memilih untuk membekukan Vizcarra, menunjuk wakil presiden Peru sebagai pemimpin baru. Namun para pejabat mengatakan langkah mereka batal, karena badan itu sudah ditutup.
 
Dikutip dari BBC, Selasa 1 Oktober 2019, ratusan pendukung Vizcarra berkumpul di luar gedung Kongres di ibu kota, Lima, untuk mendukung keputusan, sementara polisi antihuru-hara berjaga di dekat mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kekacauan terjadi ketika Peru masih belum pulih dari keruntuhan akibat skandal korupsi besar-besaran yang melibatkan perusahaan konstruksi Brasil Odebrecht.
 
"Rakyat Peru, kami telah melakukan semua yang kami bisa," kata Vizcarra dalam pernyataan yang disiarkan televisi. Sambil mengumumkan bahwa ia telah mengajukan artikel konstitusional yang memungkinkan presiden untuk membubarkan Kongres.
 
Langkah drastis, katanya, diperlukan untuk mengadakan pemilihan legislatif baru setelah anggota parlemen gagal untuk mengesahkan reformasi dan, pekan lalu, menolak RUU untuk mengadakan pemilu sela.
 
Tetapi jajaran legislator oposisi merespons dengan menyebutnya sebagai ‘diktator’. Mereka memilih untuk menyatakan jabatan presiden sementara ditangguhkan, menyebut Wakil Presiden Mercedes Araoz sebagai pengganti.
 
Vizcarra dilantik tahun lalu setelah pendahulunya, Pedro Pablo Kuczynski, mengundurkan diri karena tuduhan korupsi.
 
Tiga Presiden Peru lainnya baru-baru ini telah dikaitkan dengan skandal Odebrecht -- di mana para eksekutif dari perusahaan konstruksi itu mengaku telah membayar suap kepada para politisi dengan imbalan kontrak di berbagai belahan dunia.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif