Logo CIA. (Foto: AFP / ALEX WONG)
Logo CIA. (Foto: AFP / ALEX WONG)

CIA Rilis Serangkaian Dokumen Rahasia Perang Dingin

Willy Haryono • 17 September 2015 07:59
medcom.id, Washington: Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) merilis serangkaian data rahasia yang disediakan bagi Presiden John F. Kennedy dan Lyndon Johnson pada era Perang Dingin. 
 
Dalam pernyataan CIA, Rabu (16/9/2015), koleksi data ini meliputi sekitar 2500 "laporan harian untuk Presiden" yang mengandung analisis intelijen terkait masalah keamanan nasional. 
 
Hanya presiden, wakil presiden dan beberapa penasihat yang boleh melihat data-data tersebut di masa lalu. Ketika itu, beberapa kejadian penting terjadi, seperti Perang Vietnam dan krisis misil di Kuba yang nyaris berujung pada perang nuklir. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pakar sejarah dan pengamat kebijakan luar negeri telah meminta CIA untuk merilis data-data itu ke publik, namun selalu ditolak. 
 
"Perilisan dokumen ini menegaskan bahwa negara demokrasi terbesar di dunia ini tidak sekadar menyimpan rahasia untuk kepentingan kerahasiaan. Jika kami bisa memperlihatkan kerja pemerintahan kami tanpa mengganggu keamanan nasional, maka kami akan melakukannya," tutur Kepala CIA John Brennan di Texas, seperti dikutip AFP
 
CIA mengaku sudah mempelajari serangkaian dokumen ini selama bertahun-tahun untuk memastikan aman dikonsumsi publik. Namun, masih ada sekitar 20 persen dokumen rahasia yang masih tetap dirahasiakan. 
 
Serangkaian dokumen rahasia ini dapat dilihat di situs CIA: https://foia.cia.gov.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif