Dilansir dari BBC, sedikitnya 16 orang tewas dalam kecelakaan balon udara tersebut. Penyebab kecelakaan diyakini karena selang gas yang robek.
Para penyidik sedang dalam perjalanan ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Sementara ini, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional setempat telah mengambil alih penyelidikan.
Tragedi meledaknya balon udara panas juga pernah terjadi di dekat kota Luxor, Mesir pada 2013 silam. Saat itu, dilaporkan 19 orang penumpang tewas.
Tahun 2012, dua insiden kecelakaan balon udara juga pernah terjadi. Pertama di Selandia Baru, balon menghantam kabel listrik dan terbakar. Setidaknya 13 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News