Insiden baku tembak ini dilaporkan terjadi di wilayah Arroyo, di lingkungan Colorado, Michoacan pada Rabu 23 Mei 2019 waktu setempat.
“Dari 10 orang yang tewas dalam baku tembak ini adalah anggota kelompok kriminal, ‘President’,” ujar pernyataan Kantor Pernyataan Kejaksaan Michoacan, seperti dikutip AFP, Kamis, 24 Mei 2019.
Selain menewaskan 10 orang, baku tembak ini menyebabkan empat orang lainnya menderita luka. Pihak berwenang mengatakan, menemukan senjata tingkat militer, klip amunisi dan peluru dari berbagai kaliber di lokasi tembak-menembak.
Michoacan telah lama menangani kekerasan kriminal, yang mengarah pada bangkitnya kelompok-kelompok pertahanan diri enam tahun lalu. Kondisi ini memaksa negara mengirimkan pasukannya sejak 2014.
Meksiko telah menghadapi lonjakan kartel perdagangan narkoba pada tahun 2006. Lebih dari 250.000 orang telah terbunuh sejak itu, meskipun masih belum jelas bagaimana penggunaan narkoba pada lingkungan kartel sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News