Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong-un saat mengunjungi perbatasan Korea Utara-Korea Selatan. Foto: AFP
Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong-un saat mengunjungi perbatasan Korea Utara-Korea Selatan. Foto: AFP

Kim Jong-un dan Trump Disebut Punya Hubungan Khusus

Internasional Amerika Serikat-Korea Utara
Marcheilla Ariesta • 24 Oktober 2019 20:15
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un disebut memiliki hubungan khusus dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan penasihat Kementerian Luar Negeri Korut, Kim Kye-gwan dalam sebuah peryataan yang dimuat kantor berita Korut, KCNA.
 
Kye-gwan mengaku sempat bertemu dengan Kim Jong-un beberapa waktu lalu. "Dalam pertemuan itu, dia (Jong-un), mengatakan bahwa hubungannya dengan Trump itu istimewa," tutur Kye-gwan, dilansir dari laman Voice of America (VOA), Kamis, 24 Oktober 2019.
 
Dia mengakui jika ada sikap 'permusuhan' yang ditunjukkan para pemangku kebijakan AS. Namun, imbuh dia, pihaknya berharap hubungan istimewa kedua kepala negara bisa mengatasi semua rintangan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya berharap kekuatan ini bisa mengatasi semua rintangan yang ada atas dasar hubungan dekat," imbuh dia.
 
Pernyataan tersebut muncul beberapa hari setelah Trump mengatakan sangat menyukai Kim Jong-un. Trump mengaku keduanya saling menghormati satu sama lain.
 
Bahkan, sejumlah pengamat menilai Pyongyang masih berharap banyak dari kesepakatan denuklirisasi kedua negara. Mereka menganggap Korut ingin memanfaatkan relasi kedua pemimpin ini untuk mengamankan konsesi dengan AS terkait denuklirisasi.
 
Setelah saling melancarkan ancaman perang dan mengejek satu sama lain pada 2017, Trump dan Kim sepakat untuk melakukan pertemuan pertama kali di Singapura. Pertemuan perdana yang berlangsung pada Juni 2018 itu membawa kedua pemimpin untuk sepakat melakukan denuklirisasi di Semenanjung Korea.
 
Pertemuan kedua kemudian digelar di Hanoi, Vietnam. Sayangnya, dalam pertemuan ini keduanya gagal mencapai kesepakatan apa pun.
 
Belakangan, hubungan antara kedua negara kembali mengalami kemunduran, setelah Pyongyang melakukan serangkaian uji coba rudal. Korut juga menghentikan perundingan tingkat pejabat tinggi dengan AS di Swedia ada awal bulan ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif