Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)

Maduro Pecat Kepala Bank Sentral Venezuela

Willy Haryono • 23 Januari 2017 19:14
medcom.id, Caracas: Presiden Nicolas Maduro memecat Kepala Bank Sentral Venezuela di tengah krisis ekonomi negara. 
 
Berbicara dalam sebuah program televisi, Maduro mengumumkan bahwa Nelson Merentes -- yang telah berada dalam tekanan kuat terkait masalah masalah pecahan mata uang -- telah menyerahkan surat pengunduran dirinya. 
 
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Nelson Merentes atas semua usahanya selama ini. Tapi saya ingin memulai fase baru dalam pengembangan Bank Sentral Venezuela," ungkap Maduro. 

Seperti dikutip AFP, Minggu 22 Januari, Maduro mengaku telah memilih seorang ekonom bernama Ricardo Sanguino untuk menggantikan Merentes
 
Maduro meyakini kemampuan mumpuni Sanguino, seorang politikus senior yang pernah mengepalai Komite Anggaran Dewan Nasional Venezuela dan beberapa pos lainnya. 
 
Dalam pidatonya, Maduro tidak menyebut masalah krisis keuangan. Namun beragam spekulasi menyebut Merentes dipecat karena Maduro tidak bisa menerima munculnya pecahan baru dalam mata uang negara. 
 
Venezuela adalah salah satu negara di dunia dengan tingkat inflasi tertinggi, yang membuat pecahan kecil mata uangnya hampir tak bernilai. 
 
100 bolivar adalah pecahan tertinggi dalam mata uang Venezuela, yang nilainya hanya beberapa sen dolar Amerika Serikat (AS). 
 
Caracas merilis pecahan yang lebih besar pekan lalu untuk membantu warga di tengah krisis ekonomi. Pecahan ini dijadwalkan rilis pada Desember, namun ditunda dan memicu kekacauan. 
 
Inflasi di Venezuela diproyeksikan melonjak hingga 1.660 persen tahun ini, berdasarkan perkiraan dari Dana Moneter Internasional atau IMF.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan