Kedubes AS di Havana kembali dibuka pada bulan Agustus tahun lalu, setelah terjadinya serangkaian dialog rahasia antar kedua kubu untuk memperbaiki hubungan diplomatik.
"Memiliki kedutaan AS berarti kita lebih efektif untuk mampu memajukan nilai-nilai kita, perhatian kita dan memahami secara lebih efektif" keprihatinan terhadap rakyat Kuba," kata Obama, seperti dilansir AFP, Minggu (20/3/2016).
Dia juga memuji jajaran staf yang telah bekerja keras, terutama terhadap tiga warga lokal Kuba yang telah bekerja keras demi selama bertahun-tahun.
"Aku tahu tujuh bulan terakhir ini (kalian) sangat sibuk," kata Obama.
"Ini semua terjadi karena kalian. Setiap hari, kalian membawa AS dan Kuba menjadi lebih dekat."
Bagi warga Kuba yang bermimpi dapat keluar dari isolasi dan menghidupkan kembali perekonomian, kunjungan Obama adalah sesuatu yang sangat dinanti.
Menjelang akhir masa jabatannya, Obama bertekad menciptakan kemajuan signifikan dalam mengembalikan hubungan ekonomi dan diplomasi dengan Kuba. Setelah melewati serangkaian negosiasi rahasia, Obama dan Castro mengumumkan pada akhir 2014 bahwa mereka akan mulai menormalisasi hubungan.
Beberapa bulan setelah janji itu, keduanya bertemu dan mencetak momen bersejarah pertemuan pertama antara Presiden AS dan Kuba sejak 1958. (Nabila Gita)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News