Kongres AS akan lakukan pemungutan suara akhiri shutdown. (Foto: AFP).
Kongres AS akan lakukan pemungutan suara akhiri shutdown. (Foto: AFP).

Senat AS Sepakat Voting untuk Akhiri Shutdown

Internasional pemerintahan as
Fajar Nugraha • 23 Januari 2019 06:53
Washington: Pimpinan Senat Amerika Serikat (AS) telah sepakat untuk memberikan suara pada Kamis atas proposal untuk mengakhiri penutupan pemerintah atau shutdown. Penutupan ini sudah berjalan selama dua bulan tetapi kemungkinannya kecil untuk membuka kembali kantor-kantor pemerintahan.
 
Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell dan politikus ternama Partai Demokrat Chuck Schumer mengumumkan kesepakatan di lantai Senat pada Selasa 22 Januari untuk dua pemungutan suara.
 
Pertama yang akan menjadi langkah prosedural adalah proposal yang mendanai semua cabang pemerintah yang ditutup hingga September. Ini termasuk pula permintaan Presiden Donald Trump untuk pendanaan dinding perbatasan dan usulannya mengenai kebijakan imigrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Trump Serang Petinggi Demokrat Penolak Perjanjian Tembok.
 
Pemungutan suara kedua akan dilakukan pada langkah mengakhiri kekosongan yang mendanai pemerintah hingga 8 Februari, untuk memungkinkan debat mengenai keamanan perbatasan dan imigrasi. Pemungutan suara ini memungkinkan Presiden Donald Trump melakukan pidato kenegaraannya. Itu juga termasuk uang bantuan bencana yang sudah disahkan di DPR.
 
Setiap proposal akan membutuhkan 60 suara untuk maju dalam badan beranggotakan 100 orang, sebuah ambang batas tinggi, mengingat tingkat dendam partisan saat ini mengenai siapa yang harus disalahkan atas penutupan itu.
 
Seorang ajudan senior Senat dari Partai Republik mengatakan kepada AFP, Rabu, 23 Januari 2019, bahwa kemungkinan besar kaum Republik tidak akan menandatangani RUU pendanaan jangka pendek. Jika mereka melakukannya, presiden tidak akan menandatanganinya.
 
Baca juga: Trump Siap Lindungi Imigran Jika Biaya Tembok Disetujui.
 
Tetapi pemimpin Demokrat turun ke lantai untuk mengatakan suara "bisa membuat kita keluar dari kesesakan yang kita hadapi," dan dia secara khusus mendorong Partai Republik untuk menandatangani RUU penghentian kesenjangan untuk secara singkat membuka pemerintahan.
 
"Itu akan memungkinkan kita untuk berdebat, tanpa mengambil sandera, tanpa amarah. Bagaimana kita bisa melakukan keamanan perbatasan," katanya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi