Kalla menyebut, komitmen dan tanggung jawab dunia untuk perdamaian harus diaplikasikan ke semua wilayah, termasuk Timur Tengah.
"Komitmen Indonesia untuk perdamaian akan dipertanyakan jika kami tidak dapat menyelesaikannya, terutama konflik Palestina dan Israel," ucap Kalla, Jumat 28 September 2018.
"Ancaman terhadap status quo Yerusalem nyata. Nasib jutaan orang Palestina dipertaruhkan. Situasi kemanusiaan semakin buruk dari hari ke hari. Ini sangat membahayakan perdamaian," lanjut dia.
Kalla menekankan sekali lagi bahwa Indonesia akan terus berdiri bersama Palestina, memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
"Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina hingga hari di mana Palestina benar-benar merdeka," tegasnya.
Kalla juga meminta komunitas internasional untuk mendukung Solusi Dua Negara untuk perdamaian Palestina dan Israel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News