Carnival Cruises telah mengumumkan rencana perjalanan ke Kuba tahun lalu, tapi baru menerima izin dari pemerintah Kuba.
"Kami akan menjadi jalur pelayaran pertama dari AS selama lebih dari setengah abad untuk berlayar ke Kuba," kata CEO Carnival Corporation, Arnold Donald, seperti dikutip Mashable, Senin (21/3/2016).
"Ini adalah kesempatan bersejarah, dan kami tahu ada permintaan terpendam di antara orang Amerika yang ingin mengunjungi Kuba," sambung dia.
Di Kuba, kapal pesiar itu akan berhenti di tiga pelabuhan, di Havana, Cienfuegos dan Santiago de Cuba. Kapal pesiar dioperasikan di bawah merek Fathom Carnival, yang fokus pada bidang pendidikan dan aktivitas relawan. Untuk kegiatan lokal di masing-masing pelabuhan, Fathom bermitra dengan pengusaha lokal.
Perjalanan kapal pesiar selama tujuh hari dari Miami, Florida ke Kuba akan dibandrol dengan tarif USD1.800 atau sekitar Rp23 juta per orang.
"Kami senang dan merasa terhormat dapat menawarkan pengalaman satu-satunya ke Kuba untuk pelancong," tutur Tara Russell, presiden Fathom dan pemimpin dampak global untuk Carnival Corporation.
Sementara itu Starwood Hotels akan menjadi yang perusahaan hotel pertama dari AS yang akan kembali beroperasi di Kuba. Semua maskapai besar AS juga telah mengajukan rute ke Kuba untuk memulai kembali pelayanan pada musim gugur.
Tarif penerbangan dari AS ke Kuba diperkirakan akan turun sebanyak 50 persen, dengan rata-rata $364, menurut situs Hopper.
Hopper juga melaporkan permintaan pencarian penerbangan ke Kuba telah melonjak lima kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. (Nabila Gita)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News