Mantan Pemberontak Farc Bangun Hotel untuk Rekreasi Gerilya
Pembangunan Hotel Casa Verde di La Guajira, Kolombia. (Foto: BBC)
La Guajira: Tidur nyenyak di hutan Kolombia, berjalan di sepanjang jalur yang sempat dianggap berbahaya, dan menyantap makanan dari peralatan darurat. Jika itu terdengar menarik, mungkin menginap di hotel Farc bisa jadi pilihan wisata alternatif di Kolombia.

Mantan anggota pemberontak Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (Farc) sedang membangun sebuah hotel unik bagi mereka yang ingin merasakan kehidupan gerilyawan di daerah yang dulu merupakan salah satu markas mereka.

Farc menandatangani kesepakatan damai dengan pemerintah Kolombia pada November 2016. Sebagian besar pejuangnya telah melakukan demobilisasi atau berhenti memberontak. 


Berdasarkan kesepakatan, setiap pemberontak Farc yang didemobilisasi menerima 620.000 peso Kolombia (USD215) per bulan selama dua tahun demi membantu mereka melakukan transisi ke kehidupan sipil.

Banyak mantan pemberontak memakai uang itu untuk mendirikan koperasi di daerah yang mereka kendalikan. Cooperativa Gran Paz (Koperasi Perdamaian Utama) adalah salah satu dari itu, dan berada di balik rencana hotel Farc.

Einer Lopez, mantan komandan unit Farc, sangat antusias dengan proyek ini. "Kami telah melakukannya dengan usaha kami sendiri, dengan menggunakan uang tunjangan dasar yang kami terima," katanya seperti dilansir BBC, Minggu 14 Januari 2018.

Hasilnya berupa bangunan satu lantai yang mereka sebut Casa Verde (Rumah Hijau) yang mengacu pada kedua dinding hijau dan nama bekas markas Farc.

Hotel ini terletak di dekat dusun La Guajira, di provinsi Meta timur. Mantan pemberontak itu berharap saa proyeknya selesai, hotel ini akan menjadi sumber pendapatan selain dari menanam pisang, alpukat, dan buah serta sayuran lainnya.


Einer Lopez. (Foto: BBC)

Kembali ke Alam

Lopez mengatakan, daya tarik hotel akan menyajikan pengalaman gerilyawan serealistik mungkin. "Kami akan membangun gubuk, seperti rumah yang biasa kami tinggali dulu, dengan selembar plastik, beberapa daun kelapa, dan kelambu," katanya.

Bagi tamu yang lebih menginginkan kenyamanan seperti hotel pada umumnya, dapat memilih tinggal di kamar khusus di gedung Casa Verde utama.

Hotel ini juga akan memiliki sebuah restoran dengan hidangan yang biasa dimasak para pemberontak, seperti tortilla cancharina fariana goreng gandum dan beras khusus yang direbus dengan pasta goreng.

Lopez yakin bisnis hotel ini akan berjalan sukses. 

Besar harapan mereka, dan banyak orang Kolombia, adalah bahwa bisnis hotel memang akan memberi mereka kehidupan layak.


Lopez menggunakan sisa-sisa material untuk mendirikan hotel. (Foto: BBC)




(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id