Puing-puing di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian Abu Bakr al-Baghdadi di Idlib, Suriah, 28 Oktober 2019. (Foto: AFP/OMAR HAJ KADOUR)
Puing-puing di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian Abu Bakr al-Baghdadi di Idlib, Suriah, 28 Oktober 2019. (Foto: AFP/OMAR HAJ KADOUR)

Jasad Pemimpin ISIS Baghdadi Dikubur di Laut

Internasional isis
Willy Haryono • 29 Oktober 2019 06:32
Washington: Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon menyebut jasad pemimpin kelompok militan Islamic State (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi telah dikubur di laut. Pernyataan ini merupakan kelanjutan dari detail seputar kematian Baghdadi.
 
Pasukan Kurdi Suriah disebut-sebut sebagai sumber utama data intelijen yang membantu AS melacak keberadaan Baghdadi. Sejak lima tahun terakhir, Baghdadi bersembunyi dan terus berpindah-pindah.
 
Seekor anjing militer AS menjadi pahlawan dalam penyerbuan ke kediaman Baghdadi. Ia berhasil mengejar dan melukai Baghdadi yang melarikan diri di sebuah terowongan di provinsi Idlib, Suriah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat terdesak, Baghdadi dan ketiga anaknya meledakkan diri. "Kematiannya merupakan pukulan telak bagi sisa-sisa (ISIS)," kata Menhan AS Mark Esper, dilansir dari AFP, Senin 28 Oktober 2019.
 
Ia memuji sekitar 100 personel militer AS yang menyerbu kediaman Baghdadi di Idlib. Operasi tersebut melibatkan koordinasi kompleks dengan Rusia, Kurdi, Turki dan juga pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad.
 
"Mereka mengeksekusi penyerbuan dengan sangat brilian," tutur Esper.
 
Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Mark Milley mengatakan tidak ada tentara yang terluka dalam operasi, meski mereka semua sempat ditembaki saat tiba di kediaman Baghdadi.
 
Militer AS menahan dua orang dalam operasi, dan jasad Baghdadi disingkirkan usai dirinya meledakkan diri. "Jasad Baghdadi dipindahkan ke sebuah fasilitas untuk mengonfirmasi identitasnya lewat tes DNA," sebut Milley.
 
"Penyingkiran jenazahnya kini telah selesai dilakukan sesuai prosedur," lanjut dia.
 
Seorang pejabat Pentagon kemudian mengonfirmasi bahwa jasad Baghdadi telah dikubur di laut. Prosedur ini telah dilakukan AS terhadap jasad pemimpin al-Qaeda, Osama Bin Laden. Osama tewas dalam penyerbuan pasukan khusus AS di Pakistan pada 2011.
 
Sementara itu Polat Can, seorang penasihat senior Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan bahwa pasukannya yang terdiri dari milisi Kurdi telah bekerja sama dengan AS dalam melacak Baghdadi.
 
"Sejak 15 Mei, kami bekerja sama dengan CIA untuk melacak dan mengawasi Baghdadi secara seksama," ungkap Polat Can. SDF mengklaim memiliki seorang informan yang mampu menyusup ke dalam rumah Baghdadi. "Baghdadi sering bergonta-ganti tempat tinggal," ujar dia.
 
Informan itu juga membawa sebuah celana dalam milik Baghdadi, yang kemudian digunakan AS untuk melakukan tes DNA demi memastikan 100 persen identitas bos ISIS tersebut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif