Menlu Rusia Sergey Lavrov saat berada di Gedung Putih, Washington, Selasa 10 Desember 2019. (Foto: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Menlu Rusia Sergey Lavrov saat berada di Gedung Putih, Washington, Selasa 10 Desember 2019. (Foto: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Trump Ingatkan Rusia untuk Tidak Intervensi Pemilu AS

Internasional amerika serikat as-rusia
Willy Haryono • 11 Desember 2019 07:03
Washington: Presiden Donald Trump mengingatkan Rusia untuk tidak mengintervensi pemilihan umum Amerika Serikat. Pernyataan disampaikan Gedung Putih terkait kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke Washington, Selasa 10 Desember 2019.
 
Dilansir dari AFP, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump mengingatkan Moskow "untuk tidak mengintervensi pemilu Amerika Serikat, dan juga mendorong Rusia agar segera menyelesaikan konfliknya dengan Ukraina."
 
Menlu AS Mike Pompeo yang menjamu kedatangan Lavrov juga menyampaikan pernyataan senada. Ia menegaskan bahwa pihak manapun tidak boleh mengganggu jalannya pemilu AS pada 2020 mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintahan Trump akan selalu berusaha melindungi integritas pemilu," ungkap Pompeo.
 
"Jika Rusia atau aktor asing lainnya berusaha mengganggu proses demokratik AS, maka kami akan mengambil tindakan," sambung dia,
 
Kunjungan Lavrov ke Gedung Putih berlangsung saat faksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS memperlihatkan dokumen tuntutan pemakzulan yang dilayangkan kepada Trump.
 
Penyelidikan pemakzulan kepada Trump dipicu laporan dari pembocor rahasia atau whistleblower, yang menyebut Trump telah meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy via telepon untuk menyelidiki Hunter Biden, anak dari Joe Biden -- tokoh Demokrat yang diunggulkan dalam pilpres AS 2020.
 
Trump dinilai Demokrat telah menyalahgunakan wewenangnya untuk mencoreng citra Biden sehingga layak untuk dimakzulkan.
 
Percakapan Trump dengan Zelenskiy berlangsung Juli lalu. Penyelidikan pemakzulan berusaha mencari tahu apakah Trump sengaja menahan dana bantuan AS untuk Ukraina agar Zelenskiy mau menginvestigasi Hunter Biden.
 
Sejauh ini Trump membantah telah melakukan pelanggaran apapun, dan menyebut penyelidikan pemakzulan sebagai sebuah "perburuan liar" yang dibuat-buat.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif