Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. (Foto: AFP)
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. (Foto: AFP)

Meksiko Sebut Evo Morales Korban Kudeta Bolivia

Internasional meksiko bolivia
Willy Haryono • 02 Desember 2019 07:12
Mexico City: Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan bahwa mantan presiden Bolivia Evo Morales merupakan seorang "korban kudeta."
 
Pernyataan disampaikan sang presiden, yang dikenal juga dengan julukan AMLO, dalam perayaan satu tahun kepemimpinannya di hadapan ribuan orang di Mexico City.
 
Memaparkan usaha pemerintah dalam melawan korupsi dan kebijakan pajak, AMLO juga menyinggung mengenai kebijakan luar negeri, termasuk soal keputusannya memberikan suaka kepada Morales.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Evo adalah korban kudeta! Dari Meksiko, kita menyerukan kepada dunia, "katakan iya untuk demokrasi, tidak untuk militerisme,'" seru AMLO di lapangan Plaza del Zocalo, dikutip dari AFP, Minggu 1 Desember 2019.
 
Lokasi acara dipenuhi warga, dan sejumlah grup musik beraksi usai pidato AMLO. Ini merupakan kali pertama Lopez Obrador membicarakan isu Morales sejak mantan presiden Bolivia itu meninggalkan negaranya bulan lalu.
 
Morales mengundurkan diri pada 10 November di tengah gelombang unjuk rasa kubu oposisi yang menuduh dirinya berbuat curang dalam pemilihan umum. Morales kemudian pergi ke Meksiko satu hari setelahnya, usai kehilangan dukungan dari militer dan polisi.
 
AMLO menyebut Morales sebagai "saudara" Meksiko yang merepresentasikan "kehormatan dari mayoritas masyarakat pribumi Bolivia."
 
Sejauh ini Morales belum pernah bertemu secara terbuka dengan AMLO. Morales baru bertemu Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard.
 
Peringatan satu tahun kepemimpinan AMLO berlangsung bersamaan dengan baku tembak antara aparat kepolisian dan geng kriminal di perbatasan AS-Meksiko. Baku tembak tersebut menewaskan 21 orang.
 
Otoritas Meksiko mengonfirmasi empat kematian berasal dari kepolisian, 14 terduga kriminal dan tiga lainnya belum diidentifikasi.
 
Baku tembak terjadi usai AMLO memperingatkan bahwa dirinya tidak akan mengizinkan AS melakukan operasi lintas perbatasan dalam menghadapi kartel narkoba.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif