Ketua DPR AS Nancy Pelosi melakukan perjalanan rahasis ke Afghanistan. Foto: AFP
Ketua DPR AS Nancy Pelosi melakukan perjalanan rahasis ke Afghanistan. Foto: AFP

Ketua DPR AS ke Afghanistan dalam Perjalanan Rahasia

Internasional amerika serikat AS-Afghanistan
Arpan Rahman • 21 Oktober 2019 16:30
Washington: Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi dan delegasi telah menyudahi perjalanan yang sebelumnya tidak diumumkan ke Afghanistan.
 
Pelosi, dari Partai Demokrat untuk daerah pemilihan California, memimpin delegasi tingkat tinggi bipartisan Kongres pada kunjungan tersebut. Ia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bertemu dengan pemerintah negara itu dan para pemimpin masyarakat sipil serta personel militer dan pemerintah AS di Afghanistan.
 
Fokus dari perjalanan itu pada keamanan, tata kelola, dan pembangunan ekonomi, katanya. Ketika mereka bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Kepala Eksekutif negara itu Abdullah Abdullah. Mereka juga mengunjungi Camp Morehead bertemu dengan pasukan koalisi dan mereka berbicara dengan Menteri Pertahanan Mark Esper, yang ada di sana pada kunjungan yang diumumkannya sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Delegasi kami menekankan pentingnya sentral memerangi korupsi yang membahayakan keamanan dan melemahkan kemampuan rakyat Afghanistan guna mencapai masa depan yang stabil dan sejahtera," kata Pelosi.
 
"Kami menggarisbawahi bahwa para wanita Afghanistan harus disertakan untuk perundingan rekonsiliasi," tegasnya, dinukil dari UPI, Senin 21 Oktober 2019.
 
Dia katakan delegasi juga bertemu Duta Besar AS untuk Afghanistan John Bass dan diplomat lainnya. Mereka membahas upaya rekonsiliasi dengan Taliban, yang telah melakukan serangan teroris baru-baru ini.
 
"Kami akan kembali ke Washington diperkuat dengan fakta-fakta dan pengetahuan tangan pertama yang kami kumpulkan pada saat kritis ini untuk kebijakan kami atas negara Afghanistan dan terinspirasi oleh keberanian para anggota layanan dan diplomat kami di garis depan," katanya.
 
Delegasi beranggotakan sembilan orang, terdiri delapan Demokrat dan satu Republik, Mac Thornberry dari Komite Angkatan Bersenjata DPR, melakukan perjalanan ke Afghanistan setelah mengakhiri kunjungan ke Yordania.
 
Kunjungan itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump pada September membatalkan negosiasi damai dengan Taliban yang akan melihat penarikan pasukan AS dari negara itu. Trump sudah berjanji menghentikan "perang tiada akhir" AS, termasuk keterlibatannya selama 18 tahun di Afghanistan.
 
Perjalanan Pelosi ke Afghanistan berbarengan dengan Esper, yang berada di negara itu demi mendapatkan "perasaan yang sangat baik tentang apa yang terjadi di Afghanistan," katanya kepada wartawan, Sabtu.
 
Dia berkata, tujuannya masih untuk menandatangani perjanjian damai dengan Taliban dan untuk menarik pasukan dari negara itu.
 
"Kami pikir perjanjian politik selalu merupakan cara terbaik buat maju sehubungan dengan langkah selanjutnya di Afghanistan," katanya kepada wartawan.
 
Mengenai penarikan pasukan, Esper mengatakan AS bisa mengelola pengurangan menjadi 8.600 dari sekitar 14.000 tentara yang ditempatkan di negara itu tanpa mempengaruhi operasi, sementara menyarankan penarikan itu harus menjadi bagian dari negosiasi damai.
 
"Yang terbaik adalah melakukan hal-hal ini sebagai bagian tak terpisahkan dari perjanjian politik yang lebih luas," katanya.
 
"Jadi, saya pikir itu juga memberi Anda kepercayaan diri yang lebih besar seperti yang Anda lakukan dengan (8.600 personel), Anda dapat mengelolanya dalam masalah yang jauh lebih efisien, dengan cara yang lebih aman saat Anda melakukan penarikan. Jadi, itu akan menjadi alasan utama mengapa," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif