Selain itu, Obama juga mengkritik lawan politiknya yang menyebut dirinya kalah jenius dibanding Putin. Obama melihat krisis ekonomi yang dialami Rusia saat ini, menjadi bukti kemampuan Putin.
"Anda ingat sekira tiga atau empat bulan lalu, semua di Washington yakin bahwa Presiden Putin adalah seorang jenius. Dan Dia telah melewati kita dalam melakukan strategis memperluas kekuasaan Rusia," ujar Obama ketika diwawancara NPR, seperti dikutip BBC, Selasa (30/12/2014).
"Saat ini saya merasa bahwa ada beberapa pihak di luar Rusia atau bahkan beberapa orang yang berpikir bahwa Putin tidak terlalu pintar," jelasnya.
Obama menegaskan, sanksi telah membuat perekonomian Rusia makin rapuh. Hal itu pun membuat Rusia tidak bisa menghindari gangguan dalam harga minyak dunia dan pada akhirnya berujung pada krisis ekonomi di Negeri Beruang Merah.
"Keuntungan utama yang AS dapatkan dari Rusia adalah, kami memiliki perekonomian yang dinamis dan vital. Mereka tidak memiliki hal tersebut," tegasnya.
Menyusul referendum yang dilakukan di Crimea, Rusia dikecam oleh dunia internasional. AS, Uni Eropa (UE) dan negara lain menerapkan sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Sejak saat itu, mata uang Rusia ambruk terhadap dolar. Sementara perekonomian Rusia pun lambat laun mulai melemah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id