Namun, menurut partai oposisi, pernyataan Maduro tak berdasar karena penghitungan belum sepenuhnya rampung.
Dalam hasil perhitungan, partai sosialis Maduro memenangkan 17 gubernur. Jumlah pemilih resmi adalah 61,14 persen.
"Oposisi hanya memenangkan lima gubernur. Hasil belum seluruhnya, partai saya bisa memenangkan satu gubernur lagi," kata Maduro, dikutip dari AFP, Senin 16 Oktober 2017.
Pemilu tersebut semula dijadwalkan tahun lalu, tetapi Dewan Pemilu Nasional yang pro-Maduro menangguhkannya setelah diperkirakan partai sosialisnya Maduro akan menderita kekalahan besar.
Para pejabat Amerika memberi perhatian besar pada pemilu ini setelah pemerintahan Maduro tidak mau mengizinkan peninjau internasional yang independen.
Sekiranyapun para politisi oposisi memenangkan sebagian besar negara bagian, tidak ada jaminan mereka akan dapat menggunakan dengan ampuh wewenang mereka.
Maduro telah menekankan bahwa para gubernur baru akan mengambil sumpah jabatan bahwa mereka tunduk kepada majelis konstituante yang merebut wewenang legislative dari majelis yang didominasi oleh oposisi.
Terhitung, lebih dari 18 juta warga negara Venezuela memberikan suara mereka guna memilih dari 197 calon yang bersaing memperebutkan 23 kursi gubernur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News