Barang-barang bantuan darurat menumpuk di Kedubes Bahama di Washington, AS, 12 September 2019. (Foto: AFP/EVA HAMBACH)
Barang-barang bantuan darurat menumpuk di Kedubes Bahama di Washington, AS, 12 September 2019. (Foto: AFP/EVA HAMBACH)

Usai Badai Dorian, Bahama Kebanjiran Gelombang Bantuan

Willy Haryono • 14 September 2019 10:41
Nassau: Usai kesulitan menghadapi terjangan Badai Dorian, Pemerintah Bahama kini kerepotan menerima banyaknya gelombang bantuan dari berbagai negara.
 
Gelombang pertama donasi internasional dikumpulkan di gereja Christ Episcopal Church di Coconut Grove sejak 2 September lalu. Sejak saat itu, gelombang bantuan datang hampir setiap hari ke wilayah Abaco dan Grand Bahama.
 
Namun, sejumlah bantuan ternyata tidak sepenuhnya membantu. Pendeta Jonathan Archer mengatakan beberapa baju bantuan "berada dalam kondisi kotor atau sobek, dan makanan kaleng juga ada yang sudah kedaluwarsa."

"Kami belum akan mengirimkan beberapa barang (kepada korban banjir), semisal peralatan elektronik," lanjut Archer, dilansir dari media AFP, Sabtu 14 September 2019. Abaco dan Grand Bahama masih kehilangan aliran listrik sejak Dorian menerjang pada awal September. Jumlah korban tewas akibat Dorian di Bahama dilaporkan berjumlah 50 orang.
 
Selain bantuan, gelombang relawan dan juga jurnalis dari berbagai organisasi juga berdatangan ke Bahama. Hal tersebut telah membuat bandara di ibu kota Bahama, Nassau, sangat padat.
 
Perjalanan menuju Abaco dan Grand Bahama, dengan pesawat kecil dan helikopter, sulit dilakukan karena banyaknya puing beragam benda di landasan pacu. Hal ini memicu terjadinya kepadatan lalu lintas udara.
 
Pada 5 September, otoritas Zimbabwe sempat menghentikan seluruh penerbangan selama beberapa jam demi mengatur kelancaran lalu lintas.
 
"Tiga bandara di Bahama dipadati pesawat swasta sehingga memperlambat laju pengiriman bantuan," kata Asosiasi Pilot dan Pemilik Pesawat Zimbabwe (AOPA).
 
AOPA mengimbau kepada seluruh relawan untuk tidak terbang ke Bahama. Bagi mereka yang ingin membantu Bahama, AOPA mengimbau untuk menyalurkannya ke "sejumlah organisasi bantuan."
 
Sementara itu Jumat kemarin, badai baru diproyeksikan melanda Bahama. Pusat Badai Nasional (NHC) yang berpusat di Miami memperingatkan bahwa badai tersebut bisa berupah menjadi kategori tropis.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan