Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

AS Kecam Rusia dan Tiongkok yang Memveto Bantuan Suriah

Internasional amerika serikat konflik suriah
Arpan Rahman • 22 Desember 2019 19:11
New York: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mengecam Rusia dan Tiongkok yang memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai bantuan kemanusiaan untuk Suriah. Padahal, resolusi tersebut bertujuan memperpanjang masa penyaluran bantuan kemanusiaan hingga satu tahun ke depan untuk empat juta warga Suriah.
 
"Tindakan Federasi Rusia dan Tiongkok yang memveto resolusi DK PBB itu memalukan," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan resmi.
 
"Bagi Rusia dan tiongkok, yang memilih mengeluarkan pernyataan politik dengan menentang resolusi ini, Anda harus ikut bertanggung jawab atas banyaknya kematian (di Suriah)," kecamnya, dikutip dari NDTV, Minggu 22 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bantuan kemanusiaan saat ini mengalir ke Suriah melalui beberapa pos pemeriksaan yang telah ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Turki dan Irak. Penyaluran ini dilakukan tanpa mendapat izin resmi dari Pemerintah Suriah.
 
Namun skema penyaluran bantuan ini akan berakhir pada 10 Januari 2020. Jerman, Belgia dan Kuwait berusaha memperpanjang penyaluran bantuan ini lewat sebuah resolusi.
 
Resolusi tersebut mendapat dukungan dari 13 anggota DK PBB, namun tak bisa diloloskan karena mendapat veto dari Rusia dan Tiongkok.
 
Sebuah resolusi tandingan dari Rusia mengusulkan masa perpanjangan bantuan kemanusiaan selama enam bulan. Namun resolusi ini gagal mendapatkan dukungan minimun dari 9 anggota DK PBB.
 
Rusia, negara pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad, telah menggunakan 14 veto dalam isu Suriah sejak perang sipil di negara tersebut meletus pada 2011.
 
Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menilai resolusi terbaru DK PBB tidak akan berjalan efektif karena pemerintahan pusat di Damaskus sudah "mengambil alih kembali sebagian besar wilayah Suriah."
 
Namun departemen bantuan kemanusiaan PBB mengatakan penyaluran ini masih tetap penting karena situasi di lapangan terus memburuk. Tidak hanya itu, warga Suriah juga diperkirakan akan semakin menderita karena saat ini sudah mulai memasuki musim dingin.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif